Jakarta, Indonesia | Friday, 25-05-2018

NEWS UPDATE

Alumni UAD Jadi Pengajar di KKU Thailand

AL | Selasa,15 Mei 2018 - 16:36:23 WIB

Lulusan Fakultas Teknik Kimia Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Ilham Mufandi mengajar mata kuliah Bahasa Indonesia di Faculty Human and Society Khon Kaen University (KKU) Thailand.foto.ist

Yogyakarta, CityPost - Lulusan dari Fakultas Teknik Kimia Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Ilham Mufandi, menjadi salah satu tenaga pengajar Bahasa Indonesia di Faculty Human and Society Khon Kaen University (KKU) Thailand. Pria yang akrab biasa mengajar bahasa Indonesia pada hari Senin dan Kamis dengan durasi 90 menit sampai 120 menit. 

"Pengalaman yang luar biasa, sambil menempuh pendidikan Thailand dengan jurusan masing-masing, kami tetap bisa mengeksplor Indonesia baik kultur, makanan tradisional, hingga destinasi yang ada di Indonesia," kata Ilham pada Selasa (15/5/18)

Ilham berharap, mahasiswa Indonesia yang lainnya juga bisa dipercaya mengajar di universitas luar negeri seperti di Thailand. “Karena saya sekarang dipercaya dan sudah bekerja sama di KKU baik dari studi, budaya, ataupun dalam bidang lainnya, jadi saya juga berharap akan ada penerus untuk menjadi tenaga pengajar di Thailand," ujarnya.

Tim pengajar mata kuliah bahasa indonesia simpul Khon Kaen ini berasal dari Perhimpunan Mahasiswa Indonesia di Thailand (PERMITHA) yang terdiri dari enam orang mahasiswa Indonesia yang sedang studi di Khon Kaen University (KKU). Selain Ilham, ada Agung Kristanto, Irvia Resti Puyanda, Hanny Chandra Pratama, Dian Candra Prasetyanti, dan Agung Purwa Widiyan. 

Faculty Human and Society KKU menawarkan mata kuliah bahasa Indonesia sebagai mata kuliah pilihan untuk mahasiswa Thailand yang sedang menempuh S1, baik semester genap maupun semester gasal. Mata kuliah bahasa indonesia yang diterapkan di fakultas ini memiliki dua level yaitu level 1 dan level 2. 

Level 1 mengajarkan tentang dasar dari bahasa Indonesia seperti cara berkenalan, cara menunjukkan arah mata angin, cara memanggil dalam keluarga, hingga cara memesan makanan. Sedangkan level 2 mengajarkan bagaimana cara membuat kalimat dan cara menyusun kata sehingga mahasiswa menjadi lebih lancar dan lebih aktif berbahasa Indonesia. (red/ist)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar