Jakarta, Indonesia | Saturday, 23-06-2018

NEWS UPDATE

AMDess Akan Dijual di Bawah Rp 70 Juta

GRY | Jumat,20 Apr 2018 - 05:13:16 WIB

Menperin Airlangga Hartarto (kedua kiri) melihat hasil purwarupa mobil pedesaan Mahesa. foto.ist

Jakarta, CityPost - Pemerintah menjanjikan mobil desa bakal dijual murah, atau paling tidak harganya di bawah  juta. Kendaraan itu ditargetkan akan segera meluncur.

"Paket penjualannya di bawah Rp70 juta," kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto di Kemayoran, Jakarta, Kamis (19/4/18).

Airlangga mengungkapkan, saat ini pihaknya melakukan serangkaian persiapan untuk meluncurkan mobil yang kini diberi nama Alat Mekanis Multifungsi Pedesaan (AMMDes) itu. Ia menyebutkan, persiapan meliputi proses perakitan masal, penjualan, aftersales, dan surat untuk layak jalan dari Kementerian Perhubungan.

"Aftersales juga sudah disiapkan. Kali ini sedang mempersiapkan layak daratnya dengan Kemenhub sehingga penjualan dan aftersales bisa berjalan," ujarnya.

AMMDes atau yang dulu disebut sebagai kendaraan pedesaan ini sebetulnya bukan barang baru dalam indusri otomotif. Program untuk menggantikan `Grandong` ini sudah lama disebarluaskan oleh pemerintah.

Beberapa waktu lalu , Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (Ilmate) Kemenperin, I Gusti Putu Suryawirawan mengatakan pemerintah tidak akan ikut campur dalam proses produksi kendaraan tersebut. Ia menjelaskan, produksi akan diarahkan kepada produsen yang lebih berpengalaman. Kendati demikian, ada beberapa syarat yang diajukan pemerintah dalam hal ini. 
"Nanti  kami akan bikin semacam kriteria. Orang yang bikin massal produknya, kriterianya seperti apa," katanya.

Saat ini, pemerintah telah mengklaim sedikitnya ada 60 pelaku industri dalam negeri sudah menyatakan kesiapannya untuk memasok komponen untuk kendaraan tersebut. Sedikitnya ada 60 pelaku industri dalam negeri yang siap menjadi pemasok komponen, dengan 22 pelaku merupakan IKM.

Kemenperin pun telah mengumumkan PT Astra Otoparts Tbk, melalui anak usahanya yaitu PT Velasto Indonesia bersama PT Kiat Inovasi Indonesia membentuk konsorsium dengan mendirikan PT Kiat Mahesa Wintor Nusantara (KMWN) untuk proyek mobil multiguna itu. (GRY/ist)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar