Jakarta, Indonesia | Thursday, 18-10-2018

NEWS UPDATE

Amien Rais Minta Kapolri Tito Karnavian Dicopot Jabatannya

MAR | Rabu,10 Okt 2018 - 12:38:21 WIB

Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Muhammad Amien Rais.foto.ist

Jakarta, CityPost - Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Muhammad Amien Rais akhirnya memenuhi panggilan penyidik kepolisian di Ditreskrimum Polda Metro Jaya pada Rabu (10/10) pagi untuk diperiksa sebagai saksi atas kasus berita bohong atau hoax dengan tersangka Ratna Sarumpaet (RS). Sebelumnya, Politikus Senior PAN tersebut dijadwakaln menjalani pemeriksaan sebagai saksi pada Jum`at (5/10/18) pekan lalu, namun ia berhalangan hadir.

Amien tiba di Polda Metro Jaya sekitar pukul 10.15 WIB kedatangannya dikawal oleh sejumlah Alumni 212, yang menanti diluar pagar Polda Metro Jaya. 

Sesaat sebelum memasuki ruangan penyidik, Amien menyampaikan empat hal kepada media massa yang telah menanti kedatangannya.

Pertama, yang ditujukan kepada dirinya dinilai sangatlah janggal. Karena menurut Amien, mengutip dari pernyataan Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto, surat pemanggilan terhadap dirinya dibuat tanggal 2 Oktober 2018. Padahal, surat yang dibuat tanggal 2 Oktober tersebut justru dibuat sebelum Ratna Sarumpaet belum menyatakan apapun perihal kebohongan yang dilakukannya.

"Surat tanggal 2 oktober 2018 ini surat panggilan pertama, padahal kita tahu ratna ditangkap tgl 4 oktober 2018, ini sangat janggal, karena ratna sarumpaet tanggal 2 oktober 2018 belum beri keterangan apapun ke polisi, kok surat panggilan utk saya sudah jadi duluan, apakah ini ada upaya kriminalisasi? ini sangat janggal, Wallahualam," kata Mantan Ketua MPR itu.

Amien  juga menyoroti kesalahan penulisan namanya dalam surat pemanggilan tersebut yang tidak mencantumkan nama Muhammad dan mempertanyakan sikap kepolisian apakah alergi terhadap nama depannya tersebut.

"Nama yang tertulis di surat panggilan Amin Rais tanpa E, padahal nama saya jelas Muhammad Amien Rais, kami sudah mengingatkan soal nama ini, jadi saya mau tanya kepada Ajun Komisaris Besar Pol Jerry Raimon Siagian dan Akp Nico Purba dan Polda sebagai institusinya kenapa nama Muhammad tidak ditulis, apakah alergi terhadap nama `Muhammad`," ujarnya.

Selain itu, Amien juga mengatakan, dirinya menyadari bahwa semua orang ingin mengetahui soal lembaga institusi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), namun Amien tak ingin mengungkapkannya dan justru meminta agar Kapolri dicopot dari jabatannya, tanpa mau memberi keterangan dengan jelas.

"Saya tahu anda semua ingin tahu soal KPK dan lain lain, saya tidak akan berpanjang-panjang, saya minta Kapolri Jenderal Tito Karnavian dicopot, alasan apa ternyata saya tidak perlu jelaskan lagi silakan pikirkan sendiri, saya yakin stok pimpinan polri yang jujur dan mengabdi kepada bangsa dan negara masih banyak untuk mengganti Tito," tegasnya.

Di akhir pernyataannya kepada awak media, Amien Rais mengutip dua ayat Al-Qur`an tentang tipu daya dari ayat Ali Imron ayat 54 dan At Thariq ayat 16-17

"Meka buat tipu daya dan Allah akan balas tipu daya itu dan Allah ,sebaik baiknya pembalas tipu daya," tutup Amien. (MAR/CityPost)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar