Jakarta, Indonesia | Sunday, 24-06-2018

NEWS UPDATE

Anak-Anak NTT Ditengarai Kerap Jadi Korban Trafficking

RWS | Kamis,23 Nov 2017 - 11:15:28 WIB

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Yohana Susana Yembise/ foto ist.

Jakarta, CityPost – Kasus perdagangan manusia masih terus menjadi sorotan masyarakat dunia. khususnya yang dikamuflasekan melalui wahana bursa kerja. Terkait hal ini, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Susana Yembise menghimbau para orang tua untuk tidak tergiur dengan tawaran kerja luar negeri.

Yohana mengatakan anak-anak yang banyak menjadi korban trafficking adalah dari Nusa Tenggara Timur (NTT-red).

Hal itu disampaikan berdasarkan temuan dibeberapa negara Asia yang menunjukkan anak dari NTT telah menjadi korban human trafficking atau jual beli manusia. Untuk banyak kasus disebutkan mereka dieksploitasi dan dijadikan pekerja seksual.

“Saya sudah buktikan pada saat dibeberapa negara, khususnya Asia dan Malaysia, banyak anak dari NTT yang ada di sana. Mereka menyesal, karena meniinggalkan kampung halaman mereka,” ujarnya.

Lanjut Yohana, korban penjualan manusia tertinggi berasal dari Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan NTT serta NTB.

Sementara itu, untuk menyikapi hal tersebut pemerintah sendiri saat ini terus melakukan kordinasi dengan pemeritah daerah untuk mensosialisasikan guna mencegah dan mengurangi praktik jual beli manusia.

“Kami berkordinasi dengan gubernur, termasuk bupati, ketua gugus tugas, agar bisa mencegah perdagangan orang. Karena itu, sistemnya sudah dibangun. Selama ini, kami banyak membuat acara-acara termasuk BERLIAN (Bersama Lindungi Anak),” ujarnya. (RWS/ist)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar