Jakarta, Indonesia | Sunday, 25-02-2018

NEWS UPDATE

Antrean Kendaraan di Jalur Nagreg Mencapai 15 Km

Redaksi CityPost | Kamis,22 Jun 2017 - 13:09:39 WIB

ilustrasi gambar.foto.ist

Bandung, CityPost - Arus lalu lintas di jalur selatan mulai mengalami kepadatan jelang tiga hari sebelum lebaran (H-3). Kondisi ini terjadi di jalur Nagreg, Kabupaten Bandung, menuju Tasikmalaya. Pengawas Posko Angkutan Lebaran Dinas Perhubungan Kabupaten Garut, Nandi, mengatakan, panjang antrean kendaraan mencapai 15 kilometer lebih. Penumpukan kendaraan sudah mulai terjadi pada Rabu pagi, 21 Juni 2017, atau H-4 Lebaran. "Di depan posko saja kendaraan tidak bergerak," ujar Nandi, di Posko Pemantauan Limbangan, Kamis (22/6/17). Menurut Nandi, penumpukan kendaraan ini akibat banyaknya aktivitas masyarakat di jalur mudik. Hambatan itu di antaranya Pasar Limbangan, Lewo, kantong parkir, dan banyaknya pertigaan. Antrean kendaraan terjadi dari mulai Kecamatan Malangbong, Limbangan, hingga Cagak Nagreg. "Kondisi ini mengakibatkan waktu tempuh kendaraan lebih lama. Jarak Nagreg-Limbangan yang biasanya ditempuh dalam waktu 15 menit kini memakan waktu lebih dari 30 menit," ujarnya. Namun, meski terjadi antrean cukup panjang, Nandi menyatakan arus lalu lintas saat ini belum memasuki puncak arus mudik. Kondisi kendaraan pada puncak mudik nanti akan lebih padat dari saat ini. "Puncaknya akan mulai terjadi pada Jumat besok," imbuhnya. Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Garut, Suherman, menuturkan jumlah kendaraan yang melintas mengalami peningkatan dari hari sebelumnya. "Jumlah kendaraan mencapai 800 unit per jamnya. Masih didominasi sepeda motor,"katanya. Menurut Suherman, kepadatan paling tinggi terjadi di jalur Malangbong-Limbangan-Nagreg, Bandung. Sedangkan untuk jalur Leles-Nagreg belum terjadi kepadatan. Kepadatan di jalur Leles akan mulai terjadi esok hari. Karena itu, pihaknya bersama jajaran kepolisian telah menyiapkan antisipasi bila terjadi penumpukan kendaraan. Salah satunya memberlakukan sistem buka-tutup atau one way. Penguraian kendaraan juga dilakukan dengan mengarahkan ke jalur alternatif. (red/ist)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar