Jakarta, Indonesia | Monday, 23-07-2018

NEWS UPDATE

AS Keluar Dari Perjanjian Nuklir Iran

RWS | Jumat,11 Mei 2018 - 01:16:50 WIB

Presiden AS Donald Trump dan Presiden Iran Hassan Rouhani/ilustrasi gambar/foto ist

CityPost – Presiden Amerika Serikat Donald Trump saat ini memutuskan untuk keluar dari perjanjian nuklir internasional dengan Iran yang pernah ditandatangani AS pada akhir 2015 silam. Namun hal itu kabarnya akan memperbesar resiko konflik di Timur Tengah dan memicu ketidakpastian terkait pasokan minyak dunia.

Imbas dari mundurnya AS dari perjanjian nuklir Iran kabarnya tengah membuat harga minyak melonjak lebih dari 2 persen dan bertengger dilevel tertinggi selama 3,5 tahun. Seperti yang dilansir melalui Reuters.

Selain itu, ekspor minyak mentah akan berkurang terhadap negara anggota OPEC yang bisa memangkas pasokan kepasar yang saat ini sudah ketat.

Disebutkan, harga minyak berjangka Brent sempat menyentuh level $76,75 per barel, harga tertinggi yang dicapai sejak November 2014. Brent lalu diperdagangkan menjadi $76,66 per barel, baik sebanyak $1,81 ata 2,4 persen dari penutupan perdagangan sebelumnya.

Sementara itu, minyak West Texas Intermediate (WTI) juga naik sebesar $1,55 per barel atau senilai $70,61 per barel mendekati level tertinggi yang pernah diraihnya pada 2014 lalu.

Terkait dengan Iran, saat ini negara tersebut tercatat sebagai eksportir minyak mentah ketiga terbesar di OPEC setelah Arab Saudi dan Irak.

Disebutkan dengan keluarnya AS dari perjanjian nuklir itu, kemungkinan besar AS bakal memberikan sanksi terhadap Iran setelah 180 hari, kecuali ada kesepakatan perjanjian lain yang disetujui sebelum itu. (RWS/ist)

 


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar