Jakarta, Indonesia | Wednesday, 17-10-2018

NEWS UPDATE

Assad Tegaskan Tidak Pernah Diintervensi Rusia

RWS | Selasa,12 Jun 2018 - 06:55:59 WIB

Presiden Suriah Bashar al Assad/ foto ist

CityPost – Presiden Suriah Bashar al-Assad saat ini menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah sama sekali diintervensi atau dikte oleh Rusia. Hal itu disampaikan melalui pernyataan yang menyebutkan bahwa pemerintahan yang dipimpinnya selama ini berjalan independen tanpa ada arahan dari pihak manapun.

Assad mengakui bahwa selama ini Rusia merupakan sekutu negaranya bahkan menjadi sekutu utama Suriah. Hal itu diakuinya karena Rusia kerap membantu Suriah dalam memerangi ISIS dan keberadaan milisi pemberontak. Namun, menurut Assad hal itu bukan berarti pihak Rusia bisa mencampuri urusan pemerintahan Suriah.

“Kami sudah memiliki hubungan baik dengan Rusia selama lebih dari enam dekade, hampir tujuh dekade. Mereka tidak pernah,s elama hubungan kami, mencoba mendikte, bahkan jika ada perbedaan,” tukas Assad. Seperti yang dilansir melalui surat kabar Inggris pada Minggu (10/6) lalu juga dikutip dari laman Asharq Al-Awsat.

Kendati demikian, Assad mengakui saat ini pemerintahannya banyak mendapatkan tentangan  terkait keberadaan Rusia dan Iran yang turut terlibat dalam menangani konflik di negaranya.

“Itu sangat alami. Tapi pada akhirnya, satu-satunya keputusan tentang apa yang terjadi di Suriah dan apa yang akan terjadi, itu keputusan Suriah,” tegas Assad.

Sementara itu terkait tudingan yang menyebutkan pihak Rusia mengetahui rencana serangan udara Israel ke Suriah hal itu dibantahnya dan disebutkan sebagai hal yang tidak benar adanya.

“Tidak, tidak, itu tidak benar. Rusia tidak pernah berkoordinasi dengan siapapun melawan Suriah, baik secara politik atau militer dan itu sebuah kontradiksi. Bagaimana mereka bisa membantu tentara Suriah maju dan pada saat yang sama bekerja dengan musuh kita untuk menghancurkan tentara kita,” tegas Assad. (RWS/ist)

 


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar