Jakarta, Indonesia | Wednesday, 15-08-2018

NEWS UPDATE

Atasi Trauma Korban Pedofilia, KPAI Koordinasi Dengan Masyarakat

Redaksi CityPost | Rabu,22 Mar 2017 - 10:27:39 WIB

Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Asrorun Ni'am Sholeh.foto.ist

Jakarta, CityPost - Kejadian kekerasan seksual pada anak atau pedofilia marak terjadi beberapa tahun belakangan ini. Kasus tersebut ada yang melibatkan orang yang tidak dikenal, juga orang-orang terdekat bahkan juga yang masih mempunyai tali hubunga  darah. Pemberatan hukuman pun belum juga membuat para pelaku jera. Kasus terakhir yang berhasil dibongkar oleh polisi adalah kasus pefofil di dunia maya, yang dilakukan oleh Candy's group. Pemerintah telah melakukan langkah pencegahan agar pelaku jera melalu perubahan kedua Undang-undan nomor 17 tahun 2017. Sementara itu untuk mengatasi trauma pada anak yang menjadi korban Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Asrorun Ni'am Sholeh menjelaskan bahwa pihaknya akan melakukan koordinasi dengan masyarakat. "Bentuk dari mengatasi trauma dilakukan koordinasi dengan elemen masyarakat, disamping tanggung jawab pemerintah, dalam hal ini Kementerian Sosial untuk untuk melakukan proses rehab sosial," ujar Asrorun kantor KPAI, Jakarta Pusat, Rabu (22/3/17). KPAI juga mendorong masyarakat untuk terlibat untuk terlibat dalam trauma healing dan rehabilitasi sosial. (AMS/CityPost)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar