Jakarta, Indonesia | Saturday, 21-07-2018

NEWS UPDATE

Bandung Bersiap Menyambut Hari Buruh Sedunia

AL | Senin,16 Apr 2018 - 10:50:57 WIB

ilustrasi gambar.foto.ist

Bandung, CityPost - Buruh di seluruh dunia, termasuk Indonesia, akan turun ke jalan setiap 1 Mei untuk memperingati Hari Buruh yang dikenal luas dengan sebutan May Day, dimana ribuan buruh akan berdemonstrasi disetiap pusat pemerintahan yang ada, biasanya para buruh akan membawa atribut tuntutan pada pemerintah dan menunjukkan solidaritas terhadap sesama buruh di dunia. May Day sendiri adalah sejarah panjang perjuangan kelas pekerja dunia yang dimulai pada awal abad 19, seiring dengan perkembangan kapitalisme industri di Amerika Serikat dan negara-negara Eropa Barat.

Pemerintah Kota Bandung bahkan telah menyatakan kesiapannya untuk menyambut May Day< dengan mengajak seluruh pemangku kebijakan berpartisipasi menyukseskan peringatan tersebut.

"Mari kita sama sama-sama berpartisipasi dalam peringatan Hari Buruh. Berikan yang terbaik dan sukseskan perayaan ini untuk buruh di Kota Bandung," kata Pejabat Sementara Wali Kota Bandung, Muhammad Solihin, di Bandung, Senin (16/4/18).

Menurut Solihin peringatan Hari Buruh Sedunia di Bandung harus dirayakan dengan penuh kegembiraan dengan kegiatan bermanfaat dan jauh dari hal-hal yang berbau kerusuhan dan tindakan anarkis. Ia mengatakan, untuk menampung segala aspirasi para buruh, Pemkot Bandung berpartisipasi dengan memberikan ruang kepada para buruh bisa bebas berekspresi pada acara tersebut. Rencananya, pusat olahraga Arcamanik akan dijadikan tempat perayaan Hari Buruh Sedunia di Bandung.

"Mari kita isi dengan kegiatan yang bermanfaat sehingga para buruh bisa memaknai peringatan hari buruh dengan bermakna," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Bandung, Asep C Cahyadi, berharap peringatan May Day 2019 bisa mewujudkan buruh di Bandung yang berkelas. Menurutnya, jika para buruh di Bandung berkelas, maka investasi di Bandung bisa terus tumbuh dan berimplikasi pada peluang usaha serta lapangan kerja baru.

"Momen itu harus dijaga sebaik mungkin, berikan sikap yang tegas dan komitmen yang kuat untuk buruh," tuturnya.

Asep menambahkan, peringatan May Day bukanlah sesuatu yang menyeramkan. Namun, menjadi salah satu sejarah bahwa buruh mampu berkontribusi dan meningkatkan kualitas perusahaan tempat mereka bekerja saat ini di samping pemenuhan hak-haknya.

"May Day kali ini momennya diisi dengan kegiatan positif, lebih diarahkan pada sesuatu yang produktif, salah satunya bakti sosial dan kegiatan lainnya yang memungkinkan simpati masyarakat umum," katanya. (red/ist)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar