Jakarta, Indonesia | Thursday, 18-10-2018

NEWS UPDATE

Bawaslu Temukan Ratusan Data Pemilih Ganda di Kediri

AL | Kamis,11 Okt 2018 - 13:01:49 WIB

ilustrasi gambar.foto.ist

Kediri, CityPost - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Kediri, Jawa Timur, menemukan sekitar 200 data pemilih ganda dalam daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu 2019 yang ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum Kota Kediri.

"Kami sudah lakukan pemantauan lagi langsung ke bawah, PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan)," kata Ketua Bawaslu Kota Kediri, Mansyur di Kediri, Kamis (11/10/18).

Mansyur mengungkapkan temuan itu menyebar di seluruh daerah wilayah Kota Kediri, salah satunya di Kelurahan Ngronggo, Kecamatan Kota, Kediri.Data pemilih ganda diketahui setelah dilakukan pengecekan satu per satu daftar pemilih tersebut. Selain data pemilih ganda ditemukan juha adanya pemilih yang tidak memenuhi syarat (TMS) lainnya atau pemilih sudah meninggal dunia. Saat ini, Bwaslu juga masih terus melakukan pemantauan lagi agar daftar pemilih di Pemilu 2019 bisa lebih valid.

"Yang TMS harus dicoret termasuk yang meninggal dunia. Makanya, kami membuat posko penerimaan pengaduan," ujar Mansyur sebagaimana dilaporkan Antara.

Mansyur mengakui dirinya belum mengetahui dengan pasti mengapa hingga kini masih ada temuan data pemilih ganda, padahal KPU Kota Kediri sudah menetapkan daftar pemilih. Namun, dimungkinkan karena sistem, data yang sudah dihapus ternyata tetap muncul lagi. Ia berharap dengan data yang semakin valid, tingkat partisipasi masyarakat di Pemilu 2019 bisa lebih baik lagi.

"Ini sebenarnya kembali ke sistem, jadi pengalaman kami ketika sudah entri data, dihapus, tapi muncul lagi. Jadi, sekarang ini disisir terus, nanti dicoret satu per satu. Intinya, kami meminimalisasi jumlah DPT yang TMS agar datanya semakin akurat," jelasnya.

Di Kota Kediri, jumlah pemilih mencapai 201.391 pemilih yang tersebar di tiga kecamatan, yakni Kota, Mojoroto, serta Pesantren. Pemilih yang laki-laki terdapat 98.841 pemilih, sedangkan yang perempuan mencapai 102.550 orang. (red/ist)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar