Jakarta, Indonesia | Friday, 16-11-2018

NEWS UPDATE

Bentrok Tentara Dan Gerilyawan, Sembilan Orang Tewas

RWS | Senin,12 Feb 2018 - 08:13:09 WIB

Ilustrasi Gambar/foto ist

CityPost – Betrokan terjadi antara tentara India dengan gerilyawan disebuah kamp militer negara bagian Jammu dan Kashmir melibatkan baku tembak dari kedua belah pihak. Atas peristiwa tersebut dikabarkan sebanyak sembilan orang tewas.

Melansir keterangan Pejabat Kementerian Dalam Negeri setempat, dikatakan militan telah menyerbu kamp Sunjuwan di Kota Jammu pada Sabtu (10/2) pagi. Untuk mengantisipasi pengamanan, ratusan tentara dan polisi lantas diterjunkan kelokasi untuk mengusir keberadaan para gerilyawan.

Dari keterangan seorang perwira polisi senior, sebanyak lima tentara dan satu warga sipil tewas dalam insiden baku tembak, sedangkan tiga orang lainnya yang tewas dari pihak gerilyawan. Disebutkan juga para gerilyawan terpojok di kompleks perumahan penduduk setempat.

Para gerilyawan tersebut memasuki kompleks keluarga setelah tim respon cepat mengepung wilayah tersebut dan mengisolasi para teroris didalamnya. Sementara itu, Direktur Jenderal Kepolisian Jammu dan Kashmir SP Vaid mengatakan penyadapan komunikasi menunjukkan teroris yang terlibat dalam serangan itu termasuk kelompok Jaish e- Mohammad, sebuah kelompok separatis yang berpusat di Pakistan.

Juru Bicara Angkatan Darat Letnan Kolonel Devender Anand menyampaikan ketiga militan yang tewas mengenakan seragam dan memiliki senjata serbu, peluncur granat dan granat. Dalam peristiwa baku tembak yang terjadi dikatakan, semua penghuni 170 rumah di kompleks tersebut telah disterilkan dan semua sudah pada pindah. Hingga kini jam malam diberlakukan didekat dua pusat perbelanjaan dan sekolah negeri.

India saat ini menuding Pakistan melatih dan mempersenjatai militan dan membantu mereka untuk menyusup melintasi garis kontrol yang membagi wilayah Kashmir. Kendati demikian, pihak Pakistan dengan tegas membantah semua tuduhan itu. (RWS/ist)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar