Jakarta, Indonesia | Friday, 14-12-2018

NEWS UPDATE

Bisnis Komputer Toshiba Dijual ke Sharp

GRY | Kamis,07 Jun 2018 - 10:23:31 WIB

ilustrasi gambar.foto.ist

Tokyo, CityPost - Toshiba yang merupakan salah satu merek laptop terkemuka telah memutuskan untuk menjual bisnis komputernya yang memang terus menurun kepada perusahaan Sharp yang dimiliki oleh
Foxconn, pada Selasa (5/6/18) lalu.

Seperti yang tertulis dalam arsip keuangan milik Toshiba, perusahaan ini menawarkan 80 persen sahamnya di bidang komputer senilai Rp 504,7 miliar (4 juta Yen). Transaksi ini rencananya akan selesai pada Oktober mendatang. Sejak 2015, perusahaan asal Jepang ini sudah berusaha untuk menata kembali bisnisnya, di tengah pasar yang semakin melemah dan sebuah permasalahan akunting ketika itu perusahaan memalsukan jumlah keuntungan.

Pada2015, Toshiba memberhentikan 7.800 orang pekerja untuk memotong anggaran. Mereka juga berusaha meningkatkan penjualan dengan cara menjual produk ke klien-klien perusahaan.

Namun, seperti dilansir dari PCmag, Tohiba mengatakan pihaknya harus melakukan lebih banyak lagi untuk menambah nilai perusahaan, sehingga mereka memutuskaan untuk menjual sebagian besar saham kepada Sharp. Tetapi, penjualan saham ini tidak serta merta mengakhiri bisnis komputer Toshiba yang dirintis pada 1985 dengan laptop T1 100, salah satu laptop pertama di dunia.

"Setelah pemindahan saham, Toshiba akan terus memberikan perizinan merek untuk produk komputer dan perangkat lain yang didesain, diproduksi, dan dijual oleh Toshiba Client Solutions Co.," tulis
Toshiba dalam arsip tersebut.

Transaksi ini juga membuka jalan bagi Sharp untuk kembali memasuki pasar, setelah sempat berhenti pada 2010 silam. Sharp adalah perusahaan Jepang lain yang juga mengalami kesulitan keuangan, tetapi
pada 2016 lalu Sharp diakuisisi dengan nilai Rp 52,6 triliun ( 3,8 miliar USD) oleh Foxconn Technology Group--perusahaan produsen iPhone yang berbasis di Taiwan.

Foxconn juga telah merakit komputer untuk merek-merek ternama seperti Acer dan Dell. Namun, beberapa tahun belakangan ini Foxconn mencoba untuk menjual produk-produk elektroniknya sendiri sebagai upaya meraup lebih banyak keuntungan. (red/ist)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar