Jakarta, Indonesia | Tuesday, 11-12-2018

NEWS UPDATE

Bonus Asian Games 2018 Direncanakan Naik 250 Persen

AL | Rabu,14 Mar 2018 - 19:24:24 WIB

ilustrasi gambar.foto.ist

Jakarta, CityPost - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi menyatakan bahwa Pemerintah akan memberikan apresiasi tinggi kepada para atlet peraih medali di Asian Games. Sebagaimana diketahui, pemerintah menargetkan masuk 10 besar Asia dengan perolehan 16 medali emas. Jika target itu tercapai, Imam berjanji akan menyiapkan bentuk apresiasi setinggi-tingginya bagi para atlet yang telah berjuang dan mengorbankan kesenangan mereka untuk berlatih dan bertanding di Asian Games dan Asian Para Games.   

"Pemerintah akan memberikan sepenuhnya kepada atlet, seperti yang saya laporkan tadi, pemerintah akan menyiapkan karpet merah di ujung bukan suatu yang dimimpikan tapi harus diwujudkan," katanya di Auditorium Wisma Kemenpora, Senayan, Jakarta, Selasa (13/3/18). 

Tidak hanya menyambut para atlet dengan karpet merah, pemerintah melalui Kemenpora juga menjanjikan kenaikan bonus Asian Games 2018 sebanyak 250 persen. Jika benar demikian, maka peraih medali emas diganjar sekitar Rp 1,4 miliar. Pada Asian Games 2014 peraih medali emas mendapat bonus Rp 400 juta. 

"Tentu ini adalah sebuah bentuk penghargaan dan terima kasih dari pemerintah. Asian Games dan Asian Para Games kita jadi tuan rumah dan sudah menjadi prioritas nasional bahwa atlet harus bermimpi dan bertekad menjadi yang terbaik di ajang Olimpiade dan Asian Games. Bonus ini adalah bentuk penghargaan tertinggi dari pemerintah," ujar Imam.

Imam mengungkapkan pemerintah kini sudah menyiapkan anggaran sebesar Rp 60 miliar khusus untuk bonus. Namun itu tidak jadi patokan. 

"Kami kan punya anggaran untuk bonus kurang lebih sekitar Rp 60 miliar dengan asumsi-asumsi tertentu. Nah, kalau itu perolehan medalinya itu melampaui angka itu, maka akan disiapkan anggaran baru oleh Kementerian Keuangan," tuturnya.

Imam juha menegaskan tidak ada perbedaan pemberian bonus antara peraih medali Asian Games maupun Asian Para Games. 

"Tidak ada. Sejak Olimpiade di Brasil maupun Paralimpiade, kami tidak bedakan sedikit pun," katanya. (GRY/ist)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar