Jakarta, Indonesia | Tuesday, 22-01-2019

NEWS UPDATE

BPJS Kesehatan Tak Lagi Cover Pengobatan Korban Kejahatan

RWS | Jumat,21 Des 2018 - 11:04:20 WIB

ilustrasi gambar.foto.ist

Rejang Lebong, CityPost - Kepala BPJS Kesehatan Cabang Curup, Provinsi Bengkulu, Syafrudin Imam Negara menyatakan bahwa pihaknya saat ini tidak lagi menanggung biaya pengobatan bagi korban tidak kejahatan. Kebijakan tersebut diatur dalam Peraturan Presiden nomor 82 tahun 2018, tentang Jaminan Kesehatan.

"Dalam Peraturan Presiden nomor 82/2018 ini menyebutkan korban kejahatan seperti korban perampokan maupun penganiayaan tidak lagi dicover BPJS Kesehatan," kata Syafrudin di Rejang Lebong, Kamis (21/12/18)

Kantor BPJS Kesehatan Cabang Curup membawahi empat kabupaten di Bengkulu yaitu Rejang Lebong, Kepahiang, Lebong dan Bengkulu Utara. Syafrudin menjelaskan, tidak ditanggungnya biaya penggobatan korban tindak kejahatan ini, tertuang dalam bunyi pasal 52 poin r, di mana menyebutkan bahwa pelayanan kesehatan yang tidak dijamin oleh BPJS Kesehatan yang diakibatkan tindak pidana penganiayaan, kekerasan seksual, terorisme dan tindak pidana perdagangan orang sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Kemudian, korban kekerasan dalam rumah tangga, gangguan kesehatan akibat sengaja menyakiti diri sendiri seperti upaya bunuh diri hingga akibat melakukan hobi yang membahayakan diri sendiri.

"Untuk jenis hobi yang membahayakan diri sendiri ini seperti offroad, motor cross, olahraga yang rentan terkena cedera seperti sepak bola, tinju, karate dan beberapa jenis olahraga lainnya," ujar Syafrudin sebagaimana dilaporkan Antara.

Sedangkan, untuk pengobatan akibat kecelakaan lalu lintas, kata Imam, ditanggung oleh Jasa Raharja, sampai nilai tanggungan maksimal yang mereka berikan. Jika sudah melebihi biaya tanggungan Jasa Raharja maka selanjutnya akan ditanggung BPJS Kesehatan.

"Korban kecelakaan yang ditanggung oleh Jasa Raharja ini akibat kecelakaan yang melibatkan dua kendaraan atau lebih. Sedangkan untuk kecelakaan tunggal akan langsung ditanggung oleh BPJS Kesehatan dengan syarat korban atau keluarga korban melampirkan surat keterangan dari kepolisian jika yang bersangkutan telah menjadi korban kecelakaan lalu lintas tunggal," kata Syafrudin. (RWS/ist)



Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar