Jakarta, Indonesia | Monday, 24-09-2018

NEWS UPDATE

BPOM Ingatkan Adanya Obat Tradisional Ilegal Via Online

RWS | Sabtu,30 Des 2017 - 13:28:58 WIB

Ilustrasi Gambar/foto ist

Jakarta, CityPost – Maraknya peredaran obat-obatan yang dijual melalui jasa online saat ini tengah menjadi perhatian serius dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Ditengarai obat-obatan itu beredar secara illegal ditengah masyarakat.

Kepala BPOM Penny K Lukito mengatakan pihaknya tengah mengungkapkan adanya penjualan obat dan pangan secara ilegal dan masih dilakukan secara masif melalui online. Untuk itu masyarakat dihimbau untuk berhati-hati saat akan membeli obat.

“Pelanggaran dibidang perdagangan online khususnya obat dan makanan sangat masif. Paling banyak adalah peredaran obat-obatan tradisional yang ilegal. Jadi mesti hati-hati sekali masyarakat yang menggunakannya,” tegas Penny.

Kendati obat-obatan itu diedarkan atau dijual secara online, menurut Penny tetap harus memiliki izin edar dari pihak BPOM khususnya untuk obat. Dalam memberikan takaran obat dibutuhkan seorang apoteker yang bisa memberikannya secara langsung.

“Karena obat dan makanan yang diedarkan dibeli melalui online tetap harus mempunyai izin edar dulu dari BPOM. Apalagi obat, obat dilarang diperjualbelikan melalui online. Karena membutuhkan profesional khusus dibidangnya seperti apoteker yang menyerahkan untuk obat. Begitu juga dengan yang lainnya,” ujar Penny.

Diketahui sepanjang tahun 2017, sudah ada 215 kasus penindakan yang ditangani oleh pihak BPOM yang sebanyak 30 persen didominasi dibidang obat-obatan tradisional, 25 persen pangan dan 10 persen lainnya kosmetik. (RWS/ist)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar