Jakarta, Indonesia | Friday, 14-12-2018

NEWS UPDATE

BUMN Berperan Besar Dalam Pembangunan Indonesia

Redaksi CityPost | Rabu,03 Mei 2017 - 14:12:01 WIB

Menteri BUMN, Rini Soemarno.foto.ist

Jakarta, CityPost - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno menilai, selama ini BUMN telah berperan besar dalam pembangunan di Indonesia. Berbagai proyek infrastruktur dan maritim telah dilakukan seperti menambah pelabuhan penyeberangan, rute pelayaran, dan jumlah kapal dan pengembangan 24 pelabuhan strategis yang ada di timur Indonesia. Hal itu disampaikan Rini dalam acara Seminar Kinerja dan Strategi BUMN di Aula Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Salemba. Menurut Rini, hal itu menunjukan BUMN telah mengambil perannya sebagai agen pembangunan Indonesia. "Kita menaikan kapasitas terminal kontainer dari 832.000 TEUs menjadi 2 juta TEUs di tahun 2018," ujar Rini, Rabu (3/5/17). Ia mengatakan, pengembangan ekonomi melalui maritim Indonesia dilakukan dimulai dari Indonesia Timur, hal tersebut dengan cara peningkatan akses pengiriman barang dari kawasan Indonesia timur langsung ke negara tujuan ekspor "Makassar yang tadinya kemarin laporan dari Gubernur Sulawesi Selatan tadinya per minggu kirim 200 kontainer sekarang sudah bisa kirim 4.000 kontainer. Kalau kembangkan timur dan dihubungkan langsung dengan negara ekspor kita bisa tumbuh," jelas Rini Dalam konteks konektivitas udara, Rini mengklaim BUMN telah meningkatkan pelayanan bandara untuk 145 juta penumpang dan 40 juta di antaranya dilakukan oleh Garuda Indonesia. Ditambah pembangunan moda transportasi massal yaitu LRT Palembang dan Jabodebek yang ditaregtkan selesai pada 2018 dan 2019. Selain itu juga Kereta cepat yang sudah dimulai pembangunan awal untuk 5 km pertama dan diharapkan selesai akhir 2019. Sedangkan dalam mendukung konektivitas darat, Rini menjelaskan sudah mulai membangun penambahan jalan tol 1.260 km. Sehingga akhir 2019 BUMN dapat mengoperasikan jalan tol lebih dari 2.000 km. "Selama 30 tahun sampai 2014, kita baru punya 730 km jalan tol. Jadi dalam pemerintahan Bapak Joko Widodo dibarapkan dalam 5 tahun tambah 1.260 km,"pungkasnya. (EKS/CityPost)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar