Jakarta, Indonesia | Sunday, 22-07-2018

NEWS UPDATE

Candi Borobudur Mini di Cianjur Dipadati Wisatawan

AL | Kamis,21 Jun 2018 - 17:03:43 WIB

Candi Borobudur mini di Kampung Gunungputri, Desa Sukatani, Kecamatan Pacet, Cianjur, Jawa Barat.foto.ist

Cianjur, CityPost - Candi Borobudur mini di Kampung Gunungputri, Desa Sukatani, Kecamatan Pacet, Cianjur, Jawa Barat, menjadi tujuan wisata baru bagi wisatawan lokal, juga wisatawan dari Jakarta, Bobor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).

Wisatawan yang datang dari luar kota kebanyakan mengetahui keberadaan tempat wisata yang berdiri di atas tanah pribadi seluas 8.000 meter itu dari media sosial yang menyebutkan bahwa candi itu seperti miniaturisasi Candi Borobudur. Salah satu wisatawan asal Citeureup, Bogor, Ii Susilawati (26) mengatakan, ia bersama lima temannya sengaja datang ke Gunungputri untuk melihat langsung candi mini setelah berkunjung ke Kebun Raya Cibodas.

"Pertama kali tahu dari instagram ada candi mini di wilayah Cipanas-Puncak layaknya candi Borobudur di Jawa Tengah. Ternyata benar dan lokasinya di bawah kaki Gunung Gede-Pangrango," ujarnya seperti dilansir dari Antara, Rabu (20/6/18).

Menurut Ii, keberadaan candi mini itu sangat berpotensi dijadikan destinasi wisata baru di Cianjur karena menjadi daya tarik bagi wisatawan, namun harus ditata lebih menarik dan rapih.<br />

Wisatawan asal Tanggerang-Banten, Isna (25) menilai, keberadaan Candi Borobudur mini itu menjadi perhatian banyak orang karena biaya masuk yang murah hanya Rp 5.000 satu motor dan Rp 10,000 untuk mobil.

"Ditambah lokasinya mudah ditempuh dari Jalan Raya Puncak-Cianjur menuju Gunungputri yang merupakan pintu pendakian ke Gunung Gede-Pangrango. Kalau dilihat dari foto hp seperti berada di candi Borobudur," imbuhnya.

Ismat yang merupakan penunggu lahan candi mengatakan, pada awalnya oleh pemilik lahan akan membangun Candi Borobudur mini termasuk candi kecil yang mengelilingginya. Namun rencana itu belum bisa dituntaskan karena  keberadaan candi sempat ditolak warga sekitar karena dikhawatirkan akan disalahgunakan.

"Saya hanya penunggu tidak ada tarif sebenarnya, pengunjung yang datang memberi uang untuk perawatan dan kebersihan," tuturnya.

Ismat menambahkan, meskipun bangunan tersebut belum tuntas, sejak satu tahun terakhir banyak warga lokal dan luar kota datang ke lokasi yang terletak beberapa ratus meter sebelum pintu pendakian Gunung Gede-Pangarango. Bahkan setiap hari sepanjang libur hari raya seratusan orang datang untuk berwisata ke Candi Borobudur mini. (red/ist)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar