Jakarta, Indonesia | Sunday, 25-02-2018

NEWS UPDATE

Charles Imbir Dicopot Dari Fraksi Dan Ketua Komisi B

Hen | Rabu,14 Feb 2018 - 05:53:58 WIB

Ilustrasi Gambar/foto ist

Jayapura, CityPost – Surat Keputusan *SK) DPRD Raja Ampat Nomor 188/2017 saat ini disebutkan sebagai objek sengketa dan digugat oleh Charles Imbir pasalnya nama dia ditengarai telah dicopot sebagai Ketua Komisi B DPRD dan tidak tercantum dalam fraksi.

Disebutkan permasalahan terkait terbitnya SK DPRD Raja Ampat nomor 188/2017 itu mulai mencuat kepermukaan.

Seperti yang dilansir melalui wartaekspres, masyarakat sebelumnya hanya mengetahui SK DPRD itu hanya menghilangkan fraksi Perjuangan Rakyat yang dikomandani oleh Charles Imbir. Namun, belakangan nama Charles tidak ada dalam fraksi bahkan jabatan Ketua Komisi B juga sirna.

Dari sebuah eksepsi yang diungkap oleh tergugat Wakil Ketua I Rahmawati Tamima dan wakil Ketua II Yuliana Mansawan disebutkan bahwa penggugat belum menyatakan diri untuk bergabung dengan fraksi-fraksi yang ada sampai saat ini. Namun, penggugat telah diakomodir dalam alat-alat kelengkapan DPRD yakni sebagai anggota Badan Legislasi dan sebagai anggota Komisi B dan untuk itu penggugat telah menerima hak-hak keuangan dan administratif penggugat atas jabatannya tersebut.

Jawaban itu ditengarai sebagai upaya untuk menjawab gugatan Charles Imbir bahwa dengan adanya SK DPRD Raja Ampat nomor 188/2017 telah menimbulkan banyak kerugian sebagai anggota DPRD Raja Ampat.

Harun Loji, wakil Ketua DPC Hanura Kabupaten Raja Ampat sempat merasa kaget ketika tahu Charles Imbir tidak lagi menjabat sebagai Ketua Komisi B DPRD Raja Ampat.

“Selama ini, kami hanya tahu bahwa fraksi perjuangan rakyat diihlangkan dan sangat merugikan partai Hanura. Apalagi sampai saat ini, dua orang anggota DPRD dari Partai Hanura belum memiliki fraksi dan hal ini menjadi keprihatinan kami anggota dan pengurus Partai Hanura Kabupaten Raja Ampat,” tukasnya. (Hen/ist)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar