Jakarta, Indonesia | Thursday, 18-10-2018

NEWS UPDATE

Didenda Uni Eropa, Google Mulai Ajukan banding

RWS | Kamis,11 Okt 2018 - 13:07:33 WIB

Ilustrasi Gambar/foto ist

CityPost – Usai dituding melakukan penyalahgunaan dominasinya dalam sistem operasi Android, pihak Uni Eropa lantas menetapkan denda kepada Perusahaan teknologi raksasa Google sebesar 5 miliar dolar pada bulan lalu.

Atas penetapan denda yang dilakukan itu, kabarnya saat ini pihak Google tengah mengajukan banding melalui Pengadilan Umum Uni Eropa.

Hal itu disampaikan oleh Juru Bicara Google, Al Verney. Dia mengatakan perusahaannya telah mengajukan gugatan hukum ke Pengadilan Umum Uni Eropa, Pengadilan tertinggi kedua diblok tersebut pada Rabu (10/10) kemarin.

Sementara itu, disebutkan. Komisi Eksekutif Uni Eropa menjatuhkan denda itu pada Juli usai mereka memperoleh bukti bahwa Google memaksa para produsen telepon pintar untuk menggunakan Android dalam memasang aplikasi-aplikasi search dan browser perusahaan itu.

Bahkan dikatakan Google membayar produsen-produsen besar telepon pinitar untuk secara eksklusif memasang aplikasi Google Search ditelepon mereka tanpa perlu mengunggahnya terlebih dahulu.

Komisi Urusan Persaingan Uni Eropa, Margrethe Vestager mengatakan, Google harus mengambil langkah-langkah untuk mengatasi permasalahan itu sebelum akhir Oktober tahun ini atau dikenai denda tambahan oleh mereka.

Sementara itu pihak Google memberikan penjelasan bahwa mereka mengaku sistem operasi open source gratisnya mungkin digunakan telepon-telepon berharga murah dan memicu persaingan dengan rival utamanya Apple.

Terkait denda tersebut, Google mengajukan banding pada Selasa (9/10) lalu bersamaan dengan peluncuran generasi terbaru telepon pintar Pixel yang kabarnya memiliki harga jual lebih murah dari versi baru iPhone.

Diketahui, saat ini sistem operasi mobile Android paling banyak digunakan masyarakat ketimbang sistem operasi Apple yang saat ini dikenal iOS. (RWS/ist)

 


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar