Jakarta, Indonesia | Thursday, 18-10-2018

NEWS UPDATE

Dilewati Dua Sesar, Bojonegoro Berpotensi Gempa

AL | Kamis,11 Okt 2018 - 15:53:20 WIB

ilustrasi gambar.foto.ist

Bojonegoro, CityPost - Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur memiliki potensi gempa karena dilewati sesar di zona Kendeng di wilayah selatan, dan sesar di zona Rembang wilayah utara yang berbatasan dengan Kabupaten Tuban dan Blora, Jawa Tengah karena dilewati sesar di zona Kendeng di wilayah selatan, dan sesar di zona Rembang wilayah utara yang berbatasan dengan Kabupaten Tuban dan Blora, Jawa Tengah. Hal diketahui berdasarkan dokumen kajian risiko bencana 2017-2012 yang dikeluarkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

"Dokumen kajian risiko bencana yang dikeluarkan BNPB kami terima awal 2018," kata Pelaksana Tugas Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro, Nadif Ulfia, di Bojonegoro, Kamis (11/10/18).

Nadif menjelaskan, berdasarkan dokumen itu, wilayah yang dilewati sesar zona Kendeng yaitu memanjang mulai Kecamatan Margomulyo, Tambakrejo, Ngambon, Sekar, Gondang, Bubulan dan Temayang, hingga kemudian ke arah Kabupaten Nganjuk dan Jombang. Selain itu, wilayah yang dilewati sesar adalah zona Rembang, yaitu di Kecamatan Kedewan dan Malo, yang berbatasan dengan Kabupaten Blora, Jawa Tengah, kemudian ke arah Tuban. Namun, berdasarkan kajian yang ada,potensi gempa disebabkan keberadaan dua sesar itu tidak sebesar gempa di Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng), karena sesar di zona Kendeng dan Rembang, pergeserannya kecil dibandingkan sesar Koro Palu. 

Kalau pergeseran sesar besar maka potensi gempa juga besar, begitu sebaliknya," ujar Nadif sebagaimana dilaporkan Antara.

Nadif memastikan, BPBD tak hanya memasukkan potensi gempa dalam daftar potensi bencana yang bisa terjadi sewaktu-waktu di wilayahnya, tapi juga akan mengabarkan potensi gempa di daerahnya kepada masyarakat,.

"Paling tidak, masyarakat yang membangun di garis kedua sesar harus waspada, karena di wilayahnya memiliki potensi gempa. "BPBD akan memasukkan potensi bencana gempa dalam daftar bencana yang bisa terjadi, meskipun kejadian gempa tidak bisa diprediksi," katanya. (red/ist)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar