Jakarta, Indonesia | Wednesday, 17-10-2018

NEWS UPDATE

DK PBB Telah Mensahkan Sanksi Baru Untuk Korea Utara

RWS | Minggu,24 Des 2017 - 23:40:11 WIB

Ilustrasi Gambar/foto ist

CityPost – Dewan Keamanan PBB saat ini tengah membulatkan suara dan mengesahkan sanksi-sanksi baru kepada Korea Utara atas aksi peluncuran uji coba rudal yang kerap dilakukannya selama ini.

Sebanyak 15 negara Anggota temasuk didalamnya China dan Rusia telah memberikan dukungannya terhadap resolusi tersebut yang disahkan pada Jumat (22/12) lalu.

Penerapan sanksi atas usulan pihak Amerika Serikat ini meliputi  pembatasan ekspor kerosin, bensin dan produk-produk pengilangan minyak lain ke Korea Utara dengan besaran 500,000 barel setahun. Sanksi ini akan mulai diterapkan pada Januari 2018 mendatang.

Ditengarai pembatasan ini dilakukan sebesar 90 persen dari yang sebelumnya nilai ekspor mencapai 4,5 juta barel.

Sementara itu dari sisi lainnya, resolusi DK PBB ini juga tengah mengungkapkan kekhawatiran terkait pendapatan para pekerja Korea Utara dinegara-negara asing pasalnya Korut terus menggunakan dana tersebut untuk program nuklir dan rudalnya.

Imbas dari disahkannya sanksi untuk Korut, seluruh pekerja Korea Utara di negara-negara asing secara prinsip akan direpatriasi dalam dua tahun dari sejak tanggal resolusi tersebut disahkan.

Saat resolusi itu disahkan, maka negara-negara anggota PBB diwajibkan menangkap, memeriksa dan mengambil alih kapal-kapal Korea Utara yang datang dan menepi di pelabuhan yang didga melanggar sanksi. Negara-negara PBB juga diijinkan menahan kapal-kapal itu jika berada diwilayah perairannya. (RWS/ist)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar