Jakarta, Indonesia | Thursday, 18-10-2018

NEWS UPDATE

Dolar Menguat, Harga Barang Elektronik Impor Ikut Naik

MAR | Rabu,10 Okt 2018 - 23:04:16 WIB

ilustrasi gambar.foto.ist

Jakarta, CityPost - Nilai tukar mata uang Rupiah terhadap Dolar AS terus tertekan hingga di kisaran Rp 15.200 oer dolar AS pada Rabu (10/10/18). Akibatnya, sejumlah barang elektronik impor ikut mengalami kenaikan harga.

Ekonom dari Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Bhima Yudhistira Adhinegara mengatakan, dampak dari melonjaknya nilai mata uang dollar AS terhadap mata uang Rupiah sudah dapat dilihat dari data indeks harga perdagangan besar (IHPB) dan grosir jenis barang impor.

Per September indeks harga perdagangan besar dan grosir jenis barang impor naik 0,66 persen. Secara spesifik harga AC naik 0,46 persen, harga peralatan listrik naik 0,85 persen," ungkap Bhima.

Lebih lanjut, Bhima menjelaskan bahwa komponen barang elektronik yang berasal dari impor terbilang cukup besar, sehingga sangat sensitif terhadap fluktuasi nilai tukar. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) pada awal Oktober 2018 merilis IHPB umum nonmigas pada September 2018, sebesar 165,18, atau mengalami kenaikan sebesar 0,08 persen dari IHPB Agustus 2018 sebesar 165,04. 

Sementara itu, untuk kelompok barang impor nonmigas menyumbang andil sebesar 0,09 persen, setelah sektor industri 0,11 persen, pertanian 0,25 persen, lalu pertambangan dan penggalian 0,03 persen.

"Jadi itu menunjukkan imbas rupiah sudah terasa di harga barang," kata Bhima. (MAR/CityPost)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar