Jakarta, Indonesia | Wednesday, 14-11-2018

NEWS UPDATE

DP 0 Persen Dinilai Tidak Cocok Untuk Rumah Bersubsidi

AL | Kamis,08 Nov 2018 - 15:15:56 WIB

ilustrasi gambar.foto.ist

Jakarta, CityPost - Asosiasi Pengembang Perumahan dan Pemukiman Seluruh Indonesia (Apersi) selaku pengembang rumah bersubsidi, baik untuk aparatur sipil negara (ASN), TNI/Polri maupun masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) menilai skema uang muka nol persen tidak cocok untuk rumah bersubsidi, tetapi untuk rumah komersial dengan angsuran lebih mahal.

"Kalau DP nol persen itu untuk rumah-rumah komersial, yang angsurannya lebih mahal. Tapi kalau untuk rumah-rumah bersubsidi, saya pikir satu persen untuk harga rumah ratusan juta kan cuma Rp 1 juta-an, saya pikir (DP) itu kecil," kata Ketua Umum Junaidi usai menemui Wakil Presiden Jusuf Kalla di Kantor Wapres Jakarta, Kamis (8/11/18).

Karena itulah, Apersi menyarankan agar skema pembangunan rumah tetap menggunakan uang muka karena harga bangunan rumahnya saja sudah lebih murah dibandingkan rumah komersial lainnya. Selain itu, program dari Pemerintah berupa Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan (BP2PT) juga telah meringankan angsuran rumah bersubsidi tersebut. Junaidi berharap, Pemerintah dapat mengalihkan program rumah dengan DP nol persen ke program tersebut.

"Program BP2PT itu angsurannya sama dengan bunga komersial, walaupun ada bantuan Rp25 juta. Harapan kami, kenapa ini tidak dilarikan ke program BP2PT atau SSB (subsidi selisih bunga), bisa saja lebih baik. Intinya meringankan angsuran masyarakat," jelas Junaidi.

Diberitakan sebelumnya, pemerintah berencana meyediakan rumah layak huni untuk ASN dan anggota TNI/Polri dengan skema DP nol persen. Program tersebut diharapkan supaya para abdi negara dapat memiliki rumah tinggal dengan harga terjangkau. (red/ist)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar