Jakarta, Indonesia | Monday, 21-05-2018

NEWS UPDATE

DPR : Status Tersangka Novanto Tidak Bisa Dibuktikan

GRY | Senin,02 Okt 2017 - 18:41:31 WIB

Wakil Ketua DPR bidang Kesejahteraan Rakyat, Fahri Hamzah.foto.ist

Jakarta, CityPost - Dalam putusan praperadilan Setya Novanto terhadap KPK, di Pengadilan Negeri, Jakarta Selatan, Jumat (29/9/17) lalu, Hakim Tunggal Cepi Iskandar membatalkan status tersangka Ketua DPR sekaligus Ketua Umum Partai Golkar itu dalam kasus korupsi pengadaan e-KTP. Cepi pun menyebut surat perintah penyidikan dengan nomor Sprin.Dik-56/01/07/2017 tertanggal 17 Juli 2017 tidak sah.

Wakil Ketua DPR bidang Kesejahteraan Rakyat, Fahri Hamzah, menegaskan kemenangan Novanto di Praperadilan mengonfirmasi kecurigaannya bahwa KPK menebar jerat hukum hanya berdasarkan keterangan dari mantan Bendahara Umum Partai Demokrat M Nazaruddin.

"Jerat hukum untuk Pak Novanto sebagai tersangka kasus e-KTP hanyalah rekaan, saya bilang itu fiksi dan akhirnya terbukti." katanya, di Jakarta, Senin (2/10).

Fahri kembali memastikan bahwa semua yang dikembangkan KPK dalam kasus e-KTP hanyalah fiksi, tidak bisa dibuktikan secara hukum. 

"Berdasar nyanyian Nazaruddin yang tak bisa dibuktikan secara hukum. Apalagi dipaksa-paksa masuk ke ruang sidang dan sebagainya, itu jadi fatal," imbuhnya.

Menurut Fahri, KPK telah menghancurkan DPR dengan menebar gembar-gembor bahwa efek kasus e-KTP sangat berbahaya. Apalagi KPK menyebut ada pembagian uang dari pengusaha e-KTP ke para anggota DPR. Dirinya mengaku anggota dewan telah dirugikan oleh KPK.

"Saya sedih dan dewan tentu merasa rugi karena disebut pesta pembagian uang, tetapi ternyata nggak ada yang benar," tandasnya. (GRY/CityPost)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar