Jakarta, Indonesia | Wednesday, 15-08-2018

NEWS UPDATE

DPR Akhirnya Sahkan UU Antiterorisme

Hen | Jumat,25 Mei 2018 - 02:22:35 WIB

Ilustrasi Gambar/foto ist

Jakarta, CityPost – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI akhirnya mensahkan  Rancangan Undang-Undang Pemberantasan Tindak PidanaTerorisme. Pengesahan ini disebutkan tengah disetujui oleh semua fraksi yang hadir dan dilakukan secara aklamasi.

Sementara itu, Ketua Pansus RUU Terorisme Muhammad Syafii mengatakan secara substansi banyak penambahan aturan dalam RUU Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme yang tengah dijadikan sebagai penguat UU itu sendiri.

“ada perubahan signifikan terhadap sistematika UU, menambah bab pencegahan, bab soal korban, bab kelembagaan, bab pengawasan, kemudian soal peran TNI yang itu semua baru dari UU sebelumnya,” terang Syafii dalam sidang paripurna di DPR RI, Jakarta pada Jumat (25/5) kamarin.

Senada dengan Syafii, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly selaku perwakilan dari pihak pemerintah menyebutkan bahwa aksi terorisme merupakan perbuatan yang terkutuk dan berbahaya sehingga untuk itu perlu ada penanganan serius.

“Terorisme tak lagi menjadi bahaya laten, tetapi menjadi bahaya nyata. Sehingga perlu upaya serius yang tak hanya prefentiv, tetapi juga preemtive,” tegas Yasonna Laoly.

Yasonna mengatakan secara khusus dia mengucapkan terima kasih dan penghargaan atas pembahasan UU tersebut hingga akhirnya disahkan menjadi UU.

Diketahui, usai penjelasan substansi UU, pimpinan sidang paripurna, Wakil Ketua DPR RI yang memimpin sidang paripurna, Agus Hermanto melayangkan pertanyaan kepada peserta sidang terkait setuju atau tidak. Walhasil semua peserta menyatakan setuju.

“apakah, RUU tentang perubahan atas UU Nomor 15 Tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme dapat disetujui untuk disahkan menjadi UU?” tanya Agus.

Semua peserta paripurna langsung menjawab setuju dan UU Antiterorisme akhirnya bisa disahkan oleh DPR RI. (Hen/ist)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar