Jakarta, Indonesia | Thursday, 21-06-2018

NEWS UPDATE

DPR Setujui Kenaikan Biaya Haji Dengan Peningkatan Layanan

AL | Selasa,13 Mar 2018 - 09:59:53 WIB

Ketua Komisi VIII DPR Ali Taher Parasong.foto.ist

Jakarta, CityPost - Komisi VIII DPR menyetujui usulan kenaikan biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) tahun 2018 yang diikuti dengan peningkatan kualitas pelayanan terhadap jemaah haji.

"Kenaikan BPIH karena adanya beberapa variabel yang membuat biaya haji menjadi naik. Namun kenaikan BPIH tersebut, diikuti dengan peningkatan kualitas pelayanan terhadap jemaah haji, seperti peningkatan frekuensi konsumsi dan akomodasi," kata Ketua Komisi VIII DPR Ali Taher Parasong, saat dhubungi di Jakarta, Selasa (13/3/18).

Adapun tiga variabel utama yang membuat biaya haji naik yaitu pemberlakuan pajak pertambahan nilai sebesar lima persen oleh pemerintah Arab Saudi, kenaikan harga avtur menyusul kenaikan harga minyak dunia, dan peningkatan biaya pelayanan yang dibayar menggunakan dana optimalisasi.

"Berdasarkan perubahan ketiga variabel utama tersebut, Komisi VIII DPR menyepakati biaya haji 2018 naik rata-rata Rp 345 ribu per orang untuk tahun 2018," ujar Ali.

Sebelumnya, Kementerian Agama berdasarkan tiga variabel utama tersebut mengusulkan kenaikan BPIH sebesar Rp 900.061 per orang. Setelah beberapa kali pembahasan, rapat kerja Komisi VIII DPR dan Kementerian Agama di Jakarta, Senin (12/3), menyepakati kenaikan BPIH rata-rata 0,90 persen atau Rp 345.290 per orang.

"Biaya haji secara keseluruhan per orang sesungguhnya Rp 61,7 juta yang mencakup biaya langsung dan biaya tidak langsung.Jemaah haji mendapat subsidi dari negara melalui biaya tidak langsung, dengan demikian BPIH naik dari Rp 34.890.312 per orang pada 2017 menjadi Rp 35.235.602 pada 2018," jelas Ali. (red/ist)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar