Jakarta, Indonesia | Tuesday, 24-10-2017

NEWS UPDATE

Festival Bahari Raja Ampat Siap Digelar

AL | Selasa,10 Okt 2017 - 16:55:26 WIB | dibaca: 23 pembaca

Festival Raja Ampat 2016.foto.ist

Raja Ampat, CityPost - Festival Bahari Raja Ampat akan digelar pada 18-21 Oktober 2017 di Ibukota Kabupaten Raja Ampat, Waisai di Pulau Waigeo. Letaknya tiga jam perjalanan speedboat dari Kota Sorong. Di sini, wisatawan bisa jalan-jalan sambil mengeksplorasi dunia bawah laut, langsung ke lokasi snorkeling dan diving terbaik.
 
Bupati Raja Ampat Abdul Faris Umlati menuturkan, festival ini merupakan bagian rangkaian kegiatan event selama tahun 2017. Misinya lebih mengenalkan keindahan alam bahari dan pesona budaya masyarakat sekitar Raja Ampat
 
"Kekayaan karang dunia ada di Raja Ampat. Inilah jantung dari segitiga karang dunia. Itu artinya, laut Raja Ampat memiliki biota laut yang begitu beragam. Ada paus, lumba-lumba, duyung serta penyu,” katanya.
 
Selain paus, lumba-lumba, dan duyung, under water Raja Ampat juga dihuni lima jenis penyu, pari, bahkan ada hiu yang unik yaitu Wobbegong dan Kalabia atau hiu berjalan. Ada juga kuda laut, ikan endemik yang jenisnya mencapai 15 buah, kerang-kerangan sampai 699 jenis, ikan karang sampai 1.427 jenis, dan karang keras 553 jenis.
 
“Lumba-lumba bisa dilihat setiap hari. Terutama saat perjalanan dari Sorong ke Raja Ampat. Wisatawan bisa melihat lumba-lumba di perairan lepas,” ujar Bupati.

Pantia penyelenggara festival ini juga mengundang seni dan budaya dari kabupaten lainnya di Papua. Selain itu, masyarakat Raja Ampat siap mempertontonkan perahu tradisional yang digunakan nenek moyangnya untuk mengarungi lautan dan mempertontonkan kebiasaan mengonsumsi buah. Bahkan, pengunjung bisa menikmati makanan khas Papua secara gratis di festival ini.
 
"Acara ini akan dirangkai juga dengan dengan berbagai macam perlombaan yang bernuansa bahari seperti lomba perahu hias, renang, lari, memasak hasil laut, dan lomba lainnya. Juga ada olahraga pantai seperti voli dll, dan atraksi budaya lokal. Atraksi budaya lokal akan ditampilkan oleh masyarakat Raja Ampat dan peserta dari kabupaten lain," tutur Abdul. (red/ist)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar