Jakarta, Indonesia | Saturday, 17-11-2018

NEWS UPDATE

Gaza Kembali Panas, 9 Warga Palestina Dikabarkan Tewas

RWS | Senin,09 Apr 2018 - 13:24:58 WIB

Aksi demonstrasi warga Palestina di perbatasan Gaza/ foto ist

CityPost – Bentrokan kembali terjadi diperbatasan Jalur Gaza dimana saat itu puluhan ribu warga Palestina kembali menggelar aksi protes untuk menuntut hak mereka. Insiden itu dikabarkan tengah menewaskan sembilan orang Palestina, termasuk seorang wartawan didalamkan pasca tentara Israel menembakkan peluru mereka kearah demonstran.

Hal itu disampaikan oleh pihak Kementerian Kesehatan di Gaza yang sementara ini dikuasai oleh pihak Hamas.

Kesembilan korban tewas diantaranya ada seorang remaja berusia 16 tahun dan 491 lainnya mengalami luka tembakan senjata tentara Israel. Salah seorang wartawan bernama Yasser Murtaga juga dikabarkan ikut tertembak dan tewas, kendati dia sudah menggunakan rompi pers untuk wartawan.

Saat ini, pihak Israel masih enggan menanggapi insiden tersebut dan hanya mengatakan akan meninjau kembali peristiwa yang sudah terjadi.

Diketahui pada Jumat (6/4) lalu, tentara Israel kembali menembakkan gas air mata, peluru karet dan peluru tajam untuk mencegah adanya pelanggara pagar perbatasan disaat para demonstran membakar ban dekat pagar tersebut hingga mengepulkan asap hitam pekat.

Menurut pihak militer Israel, para demonstran melemparkan beberapa alat peledak dan bom api sementara yang lainnya berusaha menyeberangi pagar perbatasan. Para demonstran juga dikabarkan tengah membangun perkemahan diwilayah tersebut dengan jarak beberapa ratus meter dari pagar pembatas.

Disebutkan juga para kelompok pemuda yang mendekati pagar tersebut melemparkan batu dan ban terbakar dengan resiko tewas tertembak peluru tajam tentara Israel.

Sementara itu, Menteri Pertahanan Israel Avigdor Lieberman menegaskan bahwa aksi protes itu merupakan bentuk provokasi seraya memperingatkan kepada siapapun yang coba mendekati pagar perbatasan bisa beresiko kehilangan nyawa. Pihak Israel memperkirakan jumlah demonstran Jumat lalu lebih besar pada jumat sebelumnya. Mereka berjumlah sekitar 20 ribu orang lebih. (RWS/ist)

 


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar