Jakarta, Indonesia | Monday, 22-10-2018

NEWS UPDATE

Hadapi Lebaran, Angkutan Dapat Perhatian Khusus Dari Menhub

AL | Senin,16 Apr 2018 - 19:37:13 WIB

Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi.foto.ist

Jakarta, CityPost - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi akan menjadikan angkutan darat sebagai perhatian khusus dalam menghadapi mudik lebaran 2018.<br />

"Dari mudik itu sendiri memang yang paling akan harus mendapat perhatian khusus itu kan darat. Dan darat itu justru juga daerah Cipali sama ke Merak," katanya usai menemui Presiden RI Joko Widodo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (16/4/18).

Budi mengatakan, kementerian perhubungan telah menggelar rapat dengan seluruh pemangku kepentingan guna menghadapi Lebaran 2018.

"Sudah saya kumpulin, satu yang kita koordinasikan adalah keterlibatan masing-masing pihak dari PU, polisi, kesehatan, Depnaker, kita ajak diskusi semuanya," ujarnya.

Budi menambahkan, dirinya juga sudah berkoordinasi dengan polisi untuk menjadi komando di Posko-posko pengawasan.

"Saya juga minta dari TNI, saya minta mereka juga turut serta di pos-pos itu. Dan kita juga mengisi pos-pos itu dengan fungsi-fungsi yang lain seperti, PU sendiri, kesehatan, pertamina dan sebagainya. Itu sama dengan tahun-tahun lalu," tuturnya.

Budi juga memastikan pada tahun 2018 ini tol sudah tersambung dari Jakarta hingga Surabaya, namun masih ada tiga segmen yang sifatnya masih fungsional.

Ada beberapa daerah-daerah fungsional itu harus kita pastikan dan harus ke sana. Mesti lihat kondisinya seberapa baik, apakah bisa jalan malam, apakah siang saja. Berapa kecepatan, seperti yang waktu itu dilakukan," katanya.

Budi tak lupa memperhatikan kebutuhan tempat istirahat di sepanjang jalan tol dari Jakarta hingga Surabaya, mulai dari rest area yang sudah difungsikan hingga rest area tambahan atau temporer. Tahun ini, pemerintah juga berharap banyak perusahaan yang menyelenggarakan mudik gratis, baik melalui darat maupun jalur laut.

Kita minta stakesholder yang lain, BUMN, swasta kalau bisa memudikkan sendiri karyawan-karyawannya, supaya bisa lebih terbagi," ujarnya.

Selain itu, Budi juga mengapresiasi langkah Kementerian Tenaga Kerja yang telah menyurati perusahaan-perusahaan terkait tunjangan lebaran yang harus diberikan kepada para pegawainya paling lambat satu minggu sebelum hari H. (red/ist)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar