Jakarta, Indonesia | Saturday, 21-10-2017

NEWS UPDATE

Hentikan Pengembangan OZO VR, Nokia PHK 310 Karyawan

AL | Rabu,11 Okt 2017 - 14:12:16 WIB | dibaca: 21 pembaca

Nokia OZO VR.foto.ist

Espoo, CityPost - Nokia telah memastikan untuk mengentikan pengembangan kamera virtual reality Ozo (OZO VR). Keputusan ini membuat Nokia harus memutus hubungan kerja dengan 310 karyawan di Finlandia, Amerika Serikat, dan Inggris.

Dilansir dari The Verge, Rabu (11/10/17), Nokia menutup divisi virtual reality lantaran perkembangan pasar VR dinilai lebih lambat dari perkiraan. Sebagai gantinya, Nokia akan lebih fokus pada paten lisensi dan pengembangan kesehatan digital.

Sistem kamera OZO VR diperkenalkan oleh Nokia sekitar dua tahun lalu. Nokia memposisikan OZO VR sebagai perangkat high-end bagi para pembuat film dengan output video 360 derajat.

Awalnya OZO VR dijual seharga USD 60.000 atau sekitar Rp 810,8 juta. Lalu, Nokia memangkas harga kamera ini menjadi USD 45.000 atau sekitar Rp 608,1 juta.

Meski Nokia mentutup bisnis virtual reality, perusahaan memastikan akan mempertahankan komitmen pada pelanggan yang sudah membeli perangkat tersebut. Namun, Nokia tidak menjelaskan seperti apa komitmen yang dijalankan itu.

Dalam sebuah pernyataan, Presiden Nokia Technologies Gregory Lee mengatakan, dengan ditutupnya Ozo virtual reality, Nokia akan lebih fokus pada produk kesehatan digital, termasuk Withings, sebuah perusahaan yang diakuisisi Nokia pada 2016.

"Nokia Technologies kini ada di titik dan fokus investasi yang tepat. Kami akan menumbuhkan perusahaan di pasar kesehatan digital," ujarnya. (red/ist)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar