Jakarta, Indonesia | Saturday, 22-09-2018

NEWS UPDATE

Huawei Mate 20 Hadir di Indonesia Oktober 2018

GRY | Rabu,08 Agus 2018 - 00:30:35 WIB

Huawei Mate 20.foto.ist

Jakarta, CityPost - Setelah sempat absen merilis flagship smartphone secara resmi di Indonesia tahun lalu, Huawei kini membuktikan komitmennya dengan
menghadirkan produk barunya, termasuk Mate 20 yang akan hadir di Indonesia pada Oktober 2018 setelah sebelumnyamerilis P20 Pro.

Deputy Country Director Huawei Device Indonesia, Lo Khing Seng, juga telah mengumumkan bahwa Huawei akan memboyong Mate 20 ke Indonesia. Namun,
ia tidak memberikan rincian waktu peluncurannya. Kehadiran Mate 20 merupakan bentuk komitmen Huawei yaitu menghadirkan smartphone yang dirilis secara global di Indonesia.

Khing Seng mengatakan strategi Huawei adalah berusaha agar smartphone baru yang diumumkan dapat dirilis dengan cepat di Indonesia, termasuk soal kehadiran Mate 20.

"Kalau dari strategi tadi, seharusnya Mate 20 hadir di Indonesia, saya juga memang ingin merilisnya di Indonesia," ungkapnya.

Keinginan Huawei menghadirkan Mate 20 bukan hanya karena produk baru, tapi segala inovasi yang ada di dalamnya. Khing Seng pun memberikan bocoran bahwa ada inovasi besar terkait Artificial Intelligence (AI) di dalam Mate 20.

"Ada sesuatu yang besar soal AI di dalam Mate 20, sebuah terobosan," tuturnya. Namun, Khing Sheng, enggan merinci terbosan AI yang diungkapkannya.

Sebelum menghadirkan Mate 20 di Indonesia, salah satu `pekerjaan rumah` Huawei adalah menentukan konsumen yang tepat bagi smartphone tersebut. Khing Seng mengaku pihaknya tak menginkan adanya `perebutan`" konsumen antara seri flagship, P20 Pro dan Mate 20, di Indonesia nantinya. 

"Kami pasti masukkan (Mate 20), tapi kita juga akan membedakan konsumennya, mana yang untuk seri P dan Mate. Itu harus dapat dibedakan dengan baik," tandasnya. Khing Seng.

Huawei membidik posisi tiga besar di pasar smartphone Indonesia dalam waktu maksimal dua tahun lagi. Perusahaan meyakini bisa mencapai target tersebut dengan didukung jajaran produk terbaik dan strategi jitu.

"Ambisi kami dalam jangka waktu menengah ini adalah bisa mengejar posisi nomor tiga di Indonesia, tapi untuk target tahun ini saya belum bisa sebut angkanya," tutur Khing Seng.

Namun, untuk mencapai target tersebut bukanla perkara mudah bagi Huawei, mengingat perusahaan masih memiliki pangsa pasar yang kecil di
Indonesia. Tetapi, King Sheng mengklaim Huawei terus menunjukkan pertumbuhan.

Berdasarkan data perusahaan riset International Data Corporation (IDC) dan Canalys, per kuartal IV 2017 dan I 2018, Huawei belum berada dalam posisi lima besar pasar smartphone Indonesia. Meskipun demikian, King Sheng optimistis Huawei dapat merealisasikan ambisinya di Indonesia dengan adanya pertumbuhan pada tahun ini.

Menurut King Sheng, pasar Huawei di Indonesia pada semester I 2018 mengalami pertumbuhan single digit dibandingkan semester II 2017. Selain itu, secara global per kuartal II 2018, perusahaan merupakan vendor smartphone nomor dua di dunia.

Huawei juga akan terus meningkatkan penjualan melalui penguatan jalur distribusi online dan offline, agar bisa semakin menjangkau lebih banyak konsumen di Tanah Air.

King Sheng menekankan untuk mencapai posisi puncak, maka perusahaan akan memperkuat upayanya di berbagai jalur, mulai dari penjualan, pelayanan, komunikasi dengan konsumen, hingga merilis smartphone baru tidak lama setelah peluncuran global.

Terlepas dari target pangsa pasar, kontribusi Indonesia dibandingkan negara-negara Asia Tenggara lain untuk total penjualan smartphone Huawei masih terbilang kecil. Saat ini, Malaysia merupakan pasar terbesar Huawei di Asia Tenggara.

"Di Malaysia, yang paling laris justru produk premium dan kami juga akan berusaha keras mengenalkan produk-produk kami, termasuk yang premium di Indonesia, Malaysia yang memberikan kontribusi paling besar di Asia Tenggara," kata Khing Seng. (GRY/ist)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar