Jakarta, Indonesia | Monday, 24-09-2018

NEWS UPDATE

IKM Ditargetkan Tumbuh 11 Persen Tahun Ini

AL | Senin,25 Jun 2018 - 16:03:40 WIB

ilustrasi gambar.foto.ist

Jakarta, CityPost - Kementerian Perindustrian menargetkan pertumbuhan Industri Kecil Menengah (IKM) Indonsesia bisa mencapai 11 persen hingga akhir 2018.

Dirjen IKM Kemenperin Gati Wibawaningsih mengatkan, target tersebut akan dikejar melalui berbagai upaya, di antaranya potongan PPH untuk IKM dari 1 persen menjadi 0,5 persen dan diperluasnya akses permodalan lewat Kredit Usaha Rakyat (KUR).

"Dengan begitu, kami berharap IKM dapat mencapai target pertumbuhan hingga 11 persen pada tahun ini," ujarnya di Jakarta, Senin (25/6/18).

Selain itu, Kemenperin sedang menjalankankan program e-Smart IKM untuk mendorong pembuatan material center bagi pelaku IKM agar mudah mendapatkan bahan baku. Gati memastikan, Kemenperin akan terus memacu para IKM untuk memasarkan produknya di marketplace. Saat ini, Kemenperin juga tengah mendorong pembuatan material center bagi pelaku IKM agar mudah mendapatkan bahan baku.

Progam e-Smart IKM yang diluncurkan pada Januari 2017 merupakan sistem basis data yang tersaji dalam profil industri, sentra, dan produk yang diintegrasikan dengan marketplace yang telah ada. Seiring dengan berjalannya kebijakan itu, Ditjen IKM Kemenperin telah membuat infrastruktur sarana perluasan pasar e-Smart IKM yang telah dimulai pada tahun lalu bekerjasama dengan marketplace dalam negeri, antara lain Bukalapak, Tokopedia, Blibli, Shopee, dan Blanja.com.</p>

Hingga saat ini jumlah IKM yang bergabung dalam program e-Smart IKM terus bertambah. Gati menyebutkan, saat ini sudah ada 2.730 IKM yang masuk dalam pasar online melalui marketplace e-Smart IKM. Kemenperin menargetkan sebanyak 4000 IKM yang bakal bergabung dalam e-Smart IKM tahun ini.

"Saat ini, nilai transaksi di e-Smart IKM telah berada pada lebih dari Rp601 juta, dengan komoditas di antaranya adalah logam, fesyen, makanan dan minuman yang mendominasi nilai transaksi penjualan online tersebut," jelasnya. (red/ist)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar