Jakarta, Indonesia | Saturday, 21-10-2017

NEWS UPDATE

India Larang Perempuan Dibawah Umur Dinikahi

AL | Kamis,12 Okt 2017 - 11:44:51 WIB | dibaca: 20 pembaca

ilustrasi gambar.foto.ist

New Delhi, CityPost - Pengadilan tertinggi India telah menetapkan bahwa seorang pria dianggap melakukan perkosaan jika ia berhubungan seks dengan istrinya yang berusia antara 15 dan 18 tahun. Keputusan bersejarah yang dirilis pada Rabu (11/10/17) itu akan membawa perubahan pada jutaan pengantin cilik perempuan. 

Mahkamah Agung India menyatakan, batas minimal usia perempuan India yang diizinkan menikah adalah 18 tahun setelah pengadilan tertinggi itu menggelar persidangan atas permohonan yang diajukan Independent Thought, sebuah kelompok nirlaba yang berupaya menjadikan hubungan seks dengan istri di bawah umur sebagai aksi kejahatan. 

Saat ini, Undang-undang India telah mengatur bahwa berhubungan seks, bahkan atas dasar suka-sama-suka, dengan seorang perempuan yang berusia di bawah 16 tahun akan dianggap sebagai perkosaan. 

"Hubungan seks antara pria yang menikah dengan istrinya yang berusia di bawah 18 tahun adalah tindakan perkosaan," kata pengadilan dalam putusan yang dikeluarkannya. 

Menurut pengacara Independent Thought, Vikram Srivastava, putusan itu membantu upaya meningkatkan gerakan nasional Beti bachao dan beti padhao (Selamatkan anak perempuan dan didiklah anak perempuan) di India.

Namun, perkosaan dalam pernikahan tidak dianggap sebagai kejahatan di India. Menurut pemerintah India, kriminalisasi perkosaan dalam pernikahan akan mengganggu pernikahan itu sendiri serta membuat para pria mudah mengalami pelecehan oleh istri-istri mereka.

Di India, dianggap dini jika pengantin perempuan berusia di bawah 18 tahun atau pengantin pria di bawah 21 tahun. Laki-laki berumur di atas atau di bawah usia legal itu diperbolehkan menikahi pengantin cilik perempuan. 

Dilansir Reuters, sensus tahun 2011 di India menunjukkan bahwa pernikahan anak-anak telah sedikit berkurang dibandingkan satu dekade sebelumnya, namun lebih dari lima juta anak perempuan masih diikatkan pada pernikahan sebelum mereka berusia 18 tahun. 

Menurut laporan yang dikelurkan oleh Komisi Nasional Perlindungan Hak-hak Anak dan yayasan Young Lives, lebih dari seperempat perempuan India yang berusia antara 20 dan 24 tahun mengatakan mereka menikah sebelum berumur 18 tahun. Seperlima laki-laki dengan usia antara 25 hingga 29 tahun mengatakan mereka menikah di bawah umur yang diizinkan. 

Hingga saat ini, India masih ada dalam daftar 10 negara dengan kasus pernikahan anak tertinggi, diantaranya Burkina Faso, Chad, Guinea, Niger dan Sudan Selatan. (red/ist)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar