Jakarta, Indonesia | Wednesday, 17-10-2018

NEWS UPDATE

Indonesia Dan Singapura Setujui Swap Perlindungan Investasi

RWS | Jumat,12 Okt 2018 - 19:53:23 WIB

Presiden RI Joko Widodo (kiri) dan Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong (kanan)/foto ist

CityPost – Pemerintah Indonesia dan Singapura saat ini menyepakati sejumlah kerjasama ekonomi bagi kedua negara. salah satunya adalah Swap Perlindungan Investasi dan Repo antara Bank Indonesia dengan Monetary Authority of Singapore.

Kesepakatan dan penandatanganan itu dilakukan dalam pertemuan Indonesia dan Singapura Leaders Retreat di Bali pada Kamis (11/10) kemarin yang dihadiri langsung oleh Presiden RI Joko Widodo dan Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong.

Kesepakatan kerjasama ekonomi dan keuangan itu kemudian disiarkan melalui konferensi pers, khususnya terkait swap dan repo antara Bank Indonesia (BI) dengan Bank Sentral Singapura atau Otoritas Moneter Singapura (Monetary Authority of Singapore/MAS) senilai $ 10 miliar.

Disampaikan, kerjasama juga terkait fasilitas pertukaran mata uang rupiah atau dolar Singapura (swap) dan repo yang bertujuan memperkuat pengelolaan likuiditas dan mendorong pengembangan pasar keuangan untuk menjaga stabilitas makro ekonomi dan sistem keuangan kedua negara dimasa mendatang.

“Perdana Menteri Lee dan saya baru saja melakukan pertemuan Annual Leaders Retreat. Ditengah ketidakpastian ekonomi global, kerjasama ekonomi menjadi fokus perhatian saya dan PM Lee,” terang Presiden RI Joko Widodo saat menggelar konferensi pers bersama.

Pertemuan dan kerjasama bilateral ekonomi dan keuangan itu disambut baik Joko Widodo. Selain itu juga disepakati perjanjian tentang promosi dan perlindungan penanaman modal.

“Saya menyambut baik kerjasama swap dan repo antara Bank Indonesia dengan Monetary  Authority of Singapore senilai US $ 10 miliar,” tukas Jokowi.

Disebutkan juga kerjasama Indonesia dan Singapura antara lain, perjanjian promosi, perlindungan penanaman modal, program kerjasama dan budaya untuk 2019-2021 serta nota kesepahaman tentang Kerjasama Teknologi Finansial.

“Saya harapkan ini akan meningkatkan kepercayaan investor Singapura untuk terus berinvestasi di Indonesia. Persetujuan ini juga akan menjadi model dan referensi untuk perjanjian investasi kedepan,” terangnya. (RWS/ist)

 


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar