Jakarta, Indonesia | Friday, 16-11-2018

NEWS UPDATE

Industri Pernikahan Tradisional Masih Berpotensi

AL | Rabu,27 Jun 2018 - 07:23:28 WIB

ilustrasi gambar.foto.ist

Jakarta, CityPost - Gaya pernikahan semakin bervariasi mulai dari gaya pernikahan modern, tradisional atau campuran keduanya. Saat ini, banyak orang yang memilih menikah dengan gaya modern, meskipun demikian bukan berarti gaya pernikahan tradisional sudah kehilangan peminat.

Menurut Managing Director Wedding Carnaval, Ega Alamsjah industri pernikahan tradisional masih berpotensi untuk berkembang.

"Kita bisa eksplorasi dari 34 daerah. Selain itu, sekarang juga bisa dipadukan gayanya dengan gaya modern," katatanya dalam konferensi pers pameran pernikahan tradisional `Kama Asmara` di Jakarta, Selasa (26/6/18).

Ega menyebutkan beberapa alasan mengapa pernikahan tradisional masih digemari.

"Umumnya, budaya yang sudah mengakar di keluarga menjadi salah satu pertimbangan. Selain itu, pernikahan tradisional yang kental budaya menjadi pilihan istimewa untuk merekam momen langka yang bisa jadi sekali seumur hidup," tuturnya.

Eva Pudjojoko dari Rumah Kebaya yang sudah berkecimpung di industri kebaya selama dua dekade juga mengakui industri penikahan tradisonal tak kehilangan peminat.

"Ada momen yang tidak bisa dibeli di pernikahan tradisional. Contohnya, rasa haru biru ketika sungkem pada orangtua," ujarnya.

Popularitas pernikahan tradisional juga terlihat dari resepsi dengan gaya tradisional yang diselenggarakan di hotel bintang lima Jakarta semakin meningkat. 

Misalnya, di hotel The Ritz-Carlton Jakarta, sebelumnya sebagian besar pernikahan yang digelar di sana menggunakan gaya modern. Sejak 2005 hingga 2010, jumlah pernikahan tradisional yang dilangsungkan di sana tak mencapai angka 10 per tahun. Namun, sejak 2017 jumlah resepsi pernikahan gaya tradisioanl mulai meningkat jadi 40 persen.

Permintaan pasar yang terus meninggat terhadap gelaran pernikahan tradisional mendorong Wedding Carnaval dan The Ritz-Carlton, Jakarta, Mega Kuningan untuk mengadakan pameran pernikahan tradisional `Kama Asmara1 yang akan berlangsung pada 29 Juni hingga 1 Juli di Grand Ballroom The Ritz-Carlton Jakarta, Mega Kuningan.

Pengunjung pameran ini dapat menentukan beragam vendor pernikahan tradisional, mulai dari wedding organizer, perancang pernikahan, katering hingga agen penjual perhiasan.

Pameran `Kama Asmara' ini diikuti lebih dari 50 penyedia jasa pernikahan. Dalam pameran ini juga ada peragaan busana dari tiga perancang kebaya tradisional, yaitu Aluira Kebaya, Fitri Alamsjah dan Rumah Kebaya. (red/ist)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar