Jakarta, Indonesia | Sunday, 19-08-2018

NEWS UPDATE

Industri Rokok Mulai Menyasar Kalangan remaja

Redaksi CityPost | Jumat,17 Mar 2017 - 19:22:38 WIB

ilustrasi gambar.foto.ist

Padang, CityPost - LSM Ruang Anak Dunia (Ruandu) Foundation mengungkap fakta bahwa remaja mulai menjadi sasaran besar bagi pihak industri rokok. "Produsen rokok sangat gencar beriklan di sekitar lingkungan sekolah, bahkan berdasarkan temuan di Padang 85 persen sekolah dikepung oleh iklan rokok," kata Ketua LSM Ruandu Foundation, Muharman, Jum'at (17/3/17) Menurut Muharman, produsen rokok menggunakan dua strategi khusus untuk membidik remaja yaitu beriklan secara gencar di tempat anak muda berkegiatan dan menjual rokok dengan harga murah kepada pelajar. "Pemasangan iklan dilakukan perusahaan rokok dengan agresif hampir semua area sekolah mulai dari tembok, jalan depan sekolah hingga warung dibombardir iklan rokok," ungkap Muharman. Padahal dalam Permendikbud Nomor 64/2015 tentang Sekolah Sebagai Kawasan Tanpa Rokok telah dinyatakan tidak boleh ada iklan dan promosi rokok di sekitar sekolah. "Bahkan menurut Mendikbud, dalam radius 300 meter harus bebas dari promosi rokok," tambahnya. Menurut Muharman, jika hal ini tidak diantisipasi maka anak-anak dan remaja yang terpapar iklan rokok terus-menerus akan berpotensi jadi perokok. "Sepertinya produsen rokok sengaja menjebak anak muda menjadi perokok dengan cara menjual murah. Lihat saja di spanduk rokok akan ditemukan tulisan Rp1.000 per batang, bahkan ada pemilik warung yang menerima uang dari industri rokok untuk memasang spanduk tersebut," tuturnya. Untuk melindungi generasi muda dari bahaya rokok, Ruandu mendesak agar larangan iklan rokok diberlakukan di Padang. (red/ist)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar