Jakarta, Indonesia | Saturday, 21-10-2017

NEWS UPDATE

IOA Berharap Pemerintah Tunda Pembubaran Satlak Prima

AL | Selasa,10 Okt 2017 - 18:30:19 WIB | dibaca: 19 pembaca

Ketua Umum IOA, Richard Sam Bera.foto.ist

Jakarta, CityPost - Indonesia Olympians Association (IOA) berharap agar pemerintah dalam hal ini Kementerian Pemuda dan Olahrga (Kemenpora) untuk menunda pembubaran Satlak Prima hingga pelaksanaan Asian Games 2018 berakhir. 
 
Menurut Ketua Umum IOA Richard Sam Bera, pembubaran Satlak Prima akan berdampak besar pada persiapan atlet. Ia menilai, yang terpenting saat ini adalah bagaimana memangkas proses birokrasi terutama dalam hal pencairan dana yang selama ini menjadi kendala utama saat atlet menjalani pemusatan latihan.

"Dana atlet Prima berasal dari APBN dan sering terlambat pencairannya. Oleh karena itu, yang terpenting saat ini adalah solusi pemangkasan birokrasi penyaluran dana untuk atlet, bukan pembubaran lembaga Prima yang mengurus persiapan atlet menuju multi event," katanya di Jakarta, Selasa (10/10/17).

Pembubaran Satlak Prima saat ini dinilai kurang tepat karena pelaksanaan Asian Games 2018 di Jakarta-Palembang tinggal 10 bulan lagi. Menurut Richard, Jika dibubarkan maka akan memunculkan masalah baru mengingat dana untuk Satlak Prima juga sudah diputuskan oleh DPR RI. Ia berharap, pemerintar lebih fokus dalam memantau persiapan atlet yang diharapkan mampu menyumbangkan medali pada kejuaraan empat tahunan itu daripada mencari lembaga mana yang harus dibubarkan pasca kegagalan di SEA Games 2017.

"Selama ini pola kerja pemerintah yang berbirokrasi panjang adalah kontrak produktif terhadap persiapan atlet Indonesia. Untuk itu fokus harus di sini dulu. Jika Satlak Prima perlu dibubarkan, nanti setelah Asian Games. Kalau saat ini kami kira kurang tepat," ujar mantan atlet renang Indonesia itu. (red/ist)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar