Jakarta, Indonesia | Tuesday, 24-10-2017

NEWS UPDATE

Jateng Waspadai Penyakit DBD dan Kaki Gajah

AL | Senin,09 Okt 2017 - 12:49:28 WIB | dibaca: 27 pembaca

ilustrasi gambar.foto.ist

Semarang, CityPost - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengimbau agar masyarakat ewaspadai munculnya berbagai penyakit selama musim hujan, terutama penyakit yang dibawa perantara nyamuk, seperti demam berdarah dengue (DBD) dan kaki gajah

"Musim hujan sudah tiba, saya pesan kepada masyarakat untuk mengontrol tempat-tempat yang berpotensi menjadi genangan air agar tidak menjadi sarang nyamuk," katanya di Semarang, Senin (9/10/17).

Ganjar mengungkapkan di Provinsi Jateng ada delapan daerah yang menjadi endemis penyakit kaki gajah, yaitu Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Brebes, Kabupaten Wonosobo, Kabupaten Semarang, Kabupaten Demak, Kabupaten Grobogan, Kabupaten Blora, dan Kabupaten Pati. Karena itulah, ia mengingatkan warga untuk terus menjalankan pola hidup bersih sehat (PHBS) dan melaksanakan gerakan 3M (menutup, menguras, dan mengubur) serta gerakan pemberantasan sarang nyamuk (PSN).

"Dengan menjalankan PHBS dan menggiatkan gerakan 3M serta PSN, maka perkembangbiakan nyamuk dapat ditekan," ujarnya.

Ganjar menambahkan, penyakit kaki gajah masih menjadi momok menakutkan bagi masyarakat karena penyakit itu tidak bisa diobati dan meninggalkan kaki bengkak, karena gigitan nyamuk yang mengandung parasit mampu membuat kaki penderitanya menjadi bengkak sehingga memperburuk penampilan sehari-hari. Mantan Anggota DPR RI ini juga mengapresiasi pencanangan Bulan Eliminasi Kaki Gajah (Belkaga) dan Gerakan Masyarakat Minum Obat Bersama untuk Keluarga Indonesia Bebas Kaki Gajah di Kabupaten Demak.

"Sejak tahun lalu sudah dilaksanakan Belkaga dan diharapkan hasilnya bisa optimal," katanya. (red/ist)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar