Jakarta, Indonesia | Tuesday, 22-01-2019

NEWS UPDATE

Jelang Natal, Pedagang Parsel di Cikini Masih Sepi Pembeli

AL | Jumat,14 Des 2018 - 18:06:32 WIB

ilustrasi gambar.foto.ist

Jakarta, CityPost - Pedagang parsel di depan Stasiun Cikini atau tepatnya di Jl. Pegangsaan Timur, Jakarta Pusat mengaku masih sepi pembeli meskipun sudah mendekati Hari Raya Natal.

"Dari kemarin saya baru menjual dua parsel. Pada tahun lalu, pembeli sudah ramai berdatangan sekitar tanggal 10 Desember, tapi sekarang belum bisa dibilang ramai," ujar Pian, salah satu pedagang parsel saat ditemui Jum`at (14/12/18).

Sebagian besar pedagang di ini menjual parsel berisi makanan ringan. Namun, beberapa pedagang juga menjual parsel berisi barang pecah-belah, seperti gelas dan piring.

"Saya menjual parcel paling murah Rp200 ribu dan yang paling mahal itu Rp700 ribu. Tiap tahun saya sesuaikan saja harga parsel yang saya jual dengan harga barang yang ada di parsel tersebut," ujar Pian sebagaimana dilaporkan Antara.

Pian menambahkan, setiap pedagang parsel dapat mengirim parsel yang telah dipesan sehingga cara tersebut dapat efektif untuk menarik pembeli. Dalam pengemasan parsel, ia membutuhkan waktu sekitar 1-2 jam, tergantung ukuran parsel. Lama pengemasan tersebut berpengaruh terhadap harga parsel yang dijual.

"Kalau saya tidak menerima pembeli yang memilih isi parsel sendiri, semuanya sudah saya kemas. Kalau pembeli memilih sendiri isi parsel, saya kan harus pusing lagi memikirkan harganya," kata Pian.

Dinda, pedagang parsel barang pecah-belah juga mengakui sampai saat ini pembeli belum ramai berdatangan meski Hari Raya Natal sudah dekat.

"Sampai saat ini, belum kelihatan ramainya. Tahun lalu, saya bisa menjual 10 parsel dalam sehari. Kalau sekarang saya baru menjual lima parsel dalam dua hari," ujarnya.

Parsel yang dijual Dinda harganya mulai Rp 250 ribu sampai Rp 2 juta. Parcel yang berisi barang pecah-belah harganya lebih mahal dibanding berisi makanan dan minuman ringan.

"Saya juga terima jika pembeli ingin mengirim parsel yang dipesan, tapi saya kenakan ongkos kirim sesuai jarak pengiriman," tambahnya.

Namun, Dinda yang juga berjualan parsel di Jl. Pegangsaan Timur melayani pembeli yang ingin memilih sendiri isi parsel

"Itu salah satu cara saya untuk menarik pembeli. Untuk harga tinggal saya sesuaikan saja dengan barang yang dia pilih," katanya. (red/ist)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar