Jakarta, Indonesia | Thursday, 14-12-2017

NEWS UPDATE

Jembatan Kaca Karya Mahasiswa UMM Hiasi Kampung Warna Warni

AL | Senin,09 Okt 2017 - 18:09:12 WIB

Jembatan kaca karya mahasiswa UMM yang menghubungkan Kampung Tridi dan Kampung Warna Warni di Kota Malang, Jawa Timur.foto.ist

Malang, CityPost - Kampung Tridi dan Kampung Wisata Jodipan (Kampung Warna Warni) di Kota Malang, Jawa Timur kini makin cantik dengan adanya jembatan kaca karya dua mahasiswa Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), yaitu Mahatma Aji dan Khoriul. Sebelumnya, mereka pernah menjadi juara umum Kompetisi Bangunan Gedung Indonesia Tahun 2015. Untuk pembangunan, mereka difasilitasi oleh Indana, pemilik produk Mix One.

Jembatan sepanjang 25 meter dengan lebar 1,5 meter yang menghubungkan Kampung Warna Warni dan Kampung Tridi ini diresmikan oleh Wali Kota Malang Moch Anton. Acara peresmian jembatan ini turut dihadiri Rektor UMM Fauzan serta Vice Presiden PT Inti Daya Guna Aneka Warna (Indana) Steven Antonius Sugiharto, yang juga berkontribusi besar dalam menyulap kampung kumuh menjadi destinasi wisata baru.

Lukito menuturkan, jembatan kaca ini tidak hanya memiliki fungsi penghubung antara Kampung Warna Warni dan Kampung Tridi, tapi juga memiliki nilai estetika.

"Oleh sebab itu, dari sekian desain yang dipamerkan pada Wali Kota Malang, terpilihlah model jembatan gantung dengan tambahan kaca sebagai material pijakannya agar pada malam hari pijakan jembatan yang terbuat dari kaca dapat memperlihatkan lampu-lampu yang indah," katanya di Malang, Senin (9/10/17).

Vice President Indana Steven mengakui, untuk pembuatan jembatan kaca tersebut membutuhkan biaya yang tidak sedikit, pihaknya menyalurkan sekitar enam ton untuk memperindah Kampung Warna Warni dan Kampung Tridi. 

"Indana sebagai perusahaan cat asli Malang akan terus membantu pembangunan di Kota Malang. Wujud kepedulian sosial ini sebagai bentuk terima kasih kami pada warga," ujarnya.

Steven menambahkan, jembatan kaca yang berdiri di atas Sungai Brantas ini sekaligus menjadi jembatan kaca pertama di Indonesia. Menurut estimasi, jembatan yang didominasi warna kuning emas itu  dapat menampung sekitar 50 orang dan menanggung beban 250 kilogram, bisa digunakan dua jalur atau dua orang yang berjalan berpapasan

Sebelum jembatan ini dibangun, wisatawan yang ingin menikmati kedua sisi kampung harus menaiki puluhan anak tangga dan memutar lewat Jembatan Brantas. Karena, Kampung Warna Warni dan kampung Tridi terletak berseberangan dan dipisahkan aliran Sungai Brantas.

Jembatan kaca yang menjadi fasilitas baru bagi warga sekaligus alternatif bagi pengunjung ini diharapkan dapat mempermudah akses dan kekerabatan antarkampung akan makin erat. 

Karena berlantai kaca, Warga dan pengunjung bisa menikmati pemandangan dasar sungai dari atas jembatan. Kaca yang transparan memiliki sensasi tersendiri layaknya Jembatan Kaca di Zhangjiajie China. (red/ist)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar