Jakarta, Indonesia | Saturday, 21-10-2017

NEWS UPDATE

Karhutla Di Kalifornia Tewaskan 10 Orang

RWS | Kamis,12 Okt 2017 - 11:37:21 WIB | dibaca: 20 pembaca

Kebakaran Hutan di Kalifornia/ foto ist.

CityPost – Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang terjadi di Kalifornia dikabarkan telah menewaskan sedikitnya 10 orang dan menghancurkan ratusan bangunan serta membuat puluhan ribu orang mengungsi.

Angin kecang yang melanda kawasan tersebut membuat kobaran api tidak bisa dijinakkan dan dengan cepat meluas, menyapu dan membakar kawasan utara Kalifornia pada Senin (9/10) lalu.

Pejabat Pemadam Kebakaran setempat mengatakan, tahun 2017 dikabarkan telah mengalami peningkatan korban jiwa dan merupakan yang tertinggi selama 10 tahun belakangan.

Sementara itu, Gubernur Kalifornia Jerry Brown telah menetapkan status keadaan bencana di wilayahnya, di Napa, Sonoma dan Yuba yang selama ini dikenal dengan wilayah penghasil minuman anggur.

Rencananya dalam mengatasi permasalahan kebakaran hutan, Jerry juga akan mendorong pemberlakukan keadaan bencana nasional dari Presiden Amerika Serikat.

Disebutkan, wilayah Sonoma menjadi kawasan yang terparah atas kebakaran hutan yang terjadi dengan jumlah korban jiwa mencapai tujuh orang. Dua orang tewas di napa dan satu di Mendocino.

Saat kebakaran terjadi ribuan petugas pemadam kebakaran diterjunkan. Mereka terus berjuang memadamkan api yang memiliki kecepatan 80 km/jam hingga kobarannya meluas dengan cepat di 15 wilayah dan melalap lahan seluas 30.000 hektar dengan cepat. Bukan cuma itu, 1.500 rumah dikatakan turut hancur dalam kebakaran.

Sementara itu, pejabat otoritas San Fansisco saat ini telah mengeluarkan peringatan terkait dampak kebakaran terhadap kualitas udara dan pengaruhnya bagi pernafasan.

“anda tidak bisa melihat apapun, asapnya sangat tebal,” tegas Fred Oliai (47) yang menyampiakan kepada Reuters

Hingga kini dikabarkan sudah terjadi 7.700 kebakaran hutan di Kalifornia yang telah menghanguskan lahan seluas 350.000 hektar. (RWS/ist)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar