Jakarta, Indonesia | Monday, 21-05-2018

NEWS UPDATE

Kasus Ustadz Abdul Somad ke Dilporkan ke Polda Riau

AL | Selasa,12 Des 2017 - 17:22:08 WIB

Ustadz Abdul Somad.foto.ist

Pekanbaru, CityPost - Sekelompok orang yang menamakan diri Barisan Umat Islam Riau (BUIR) mendatangi Kepolisian Daerah (Polda) Riau pada Senin (11/12/17) kemarin untuk membuat laporan terkait dugaan kasus persekusi yang dialami Ustadz Abdul Somad di Denpasar, Provinsi Bali baru-baru ini.

"Laporan tersebut kami buat melalui Polda Riau agar diteruskan kembali ke Polda Bali untuk ditindaklanjuti," kata Perwakilan BUIR, Ustadz Ade Hasibuan yang juga Ketua Front Pembela Islam (FPI) Riau di Pekanbaru.

BUIR melaporkan kasus tersebut sebagai persekusi karena ada beberapa orang saat kejadian berlangsung diduga membawa senjata tajam. Ustadz Ade juga menduga ada sejumlah orang yang diduga menjadi dalang hingga terjadi kericuhan saat Ustaz Abdul Somad memberikan ceramahnya di Bali. 

"Ada lima orang yang diduga menjadi provokator kericuhan itu. Diantaranya Gus Riyadi, dia adalah otak pelakunya yang membawa senjata tajam sejenis pisau," sebutnya.

Kuasa Hukum BUIR, Bambang Rumnan menambahkan bahwa laopran tersebut dibuat sebagai bentuk keresahan warga Riau, apalagi ustadz kondang seperti Abdul Somad didatangi orang yang membawa senjata tajam. 

"Kami meminta atas laporan ini, Mapolda Riau akan menyampaikan kembali laporan kami ke Bapak Kapolri agar bisa ditindaklanjuti lagi ke Polda Bali," ujarnya.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Riau, Kombes Pol Guntur Aryo Tejo menyampaikan bahwa pihaknya telah menerimA laporan tersebut. Ia mengatakan, jika memang peristiwa itu terjadi di Bali maka pihaknya akan berkoordinasi dan menyampaikan laporan itu ke Polda Bali.

"Laporan dan pengaduan masyarakat kepada kepolisian wajib diterima dan selanjutnya mengambil langkah penyelidikan dan didalami. Kami akan pelajari dulu substansinya, kalau ditangani kepolisian di Bali kami akan berkoordinasi bahwa ada aspirasi dan pengaduan itu yang kami sampaikan," tuturnya. (red/ist)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar