Jakarta, Indonesia | Friday, 21-09-2018

NEWS UPDATE

Kegiatan TMMD Bisa Wujudkan Ketahanan Nasional

AL | Selasa,13 Mar 2018 - 14:00:26 WIB

ilustrasi gambar.foto.ist

Jakarta, CityPost - Kepala Staf TNI AD, Jenderal TNI Mulyono membuka Rakornis TMMD Ke-101 yang dihadiri Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy, di Jakarta Barat, Selasa (13/3/18). Dalam kesempatan ini, ia tak lupa mekankan bahwa TNI Manunggal Membangun Desa (TMDD) salah satu solusi mewujudkan ketahanan nasional.

"Ini juga merupakan komitmen pengabdian TNI kepada rakyat Indonesia dalam mengimplementasikan jati dirinya sebagai tentara profesional, tentara rakyat, tentara pejuang, dan tentara nasional, sesuai dengan Sumpah Prajurit dan 8 Wajib TNI," katanya.

Karena itulah, Mulyono berharap agar TMMD jangan dianggap hanya kegiatan yang berjalan biasa-biasa saja namun sebagai kegiatan luar biasa yang memerlukan upaya terobosan dan dukungan dari seluruh komponen bangsa yang sinergi dan solid, serta terus ditingkatkan sesuai dengan perkembangan terkini dan kebutuhan masyarakat.

"Makanya, TNI AD tidak ragu-ragu untuk mengalokasikan dana pengerahan pasukan berikut peralatannya yang tergelar di seluruh pelosok Indonesia dan meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia melalui program Indonesia Pintar, Indonesia Sehat, Indonesia Kerja, dan Indonesia Sejahtera," ujarnya.

Mulyono menambahkan, beberapa kegiatan TMMD juga diarahkan pada sektor pendidikan untuk meningkatkan kualitas SDM Indonesia, baik dalam rangka mendukung kelancaran penyelenggaraan pendidikan maupun meningkatkan kekebalan atau imunitas kepada generasi muda terhadap dampak globalisasi dan perang proksi.

"Kegiatan yang telah dilaksanakan selama ini, di antaranya perbaikan fasilitas dan bangunan sekolah, penyuluhan keagamaan, kesehatan, dan hukum, serta pembekalan wawasan kebangsaan dan kesadaran bela negara oleh seluruh jajaran TNI AD kepada generasi muda, baik secara formal dan nonformal," tuturnya.

Hakikat program TMMD adalah wujud pelestarian nilai luhur bangsa Indonesia, yaitu gotong royong dalam pembangunan masyarakat, seperti fasilitas umum dan sosial, sarana dan prasarana yang rusak akibat bencana, pengobatan massal dan berbagai kegiatan bakti sosial lainnya
.
Agar pelaksanaan program TMMD Ke-101 TA 2018 dapat berjalan dengan baik, pada Rakornis TMMD kali ini peserta bekali materi yang dipaparkan oleh para narasumber, antara lain Sekjen Kemendikbud RI, Deputi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pusat, dan perwakilan Mabes Polri.

Pelaksanaan TMMD Ke-101 TA 2018 akn berlangsung selama 30 hari, dimulai pada 28 Maret sampai dengan 26 April 2018 di 50 kabupaten/kota seluruh Indonesia. Kegiatan ini melibatkan personel sebanyak 7.500 orang terdiri atas unsur TNI/Polri, kementerian/LPNK, pemda, dan masyarakat. (red/ist)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar