Jakarta, Indonesia | Sunday, 16-12-2018

NEWS UPDATE

Kejari Mataram Tinggal Menunggu PK Baiq Nuril

AL | Kamis,06 Des 2018 - 13:18:06 WIB

Baiq Nuril Maknun.foto.ist

Mataram, CityPost - Kejaksaan Negeri (Kejari) Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) sedang menunggu upaya Peninjauan Kembali (PK) Baiq Nuril, mantan tenaga honorer SMAN 7 Mataram, yang terjerat kasus pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik.

"Saat ini kami tinggal menunggu upaya hukum luar biasa berupa PK yang diajukan Baiq Nuril dan kuasa hukumnya,' kata Kepala Kejaksanaan Negeri Mataram I Ketut Sumadana di Mataram, Kamis (6/12/18)

Sumadana menyatakan pihaknya telah menerima salinan putusan kasasi Baiq Nuril dari Mahkamah Agung (MA) melalui Pengadilan Negeri Mataram, Selasa (4/12/18).<

Dalam salinan putusan tersebut, Majelis Hakim telah mengabulkan permohonan kasasi dari Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Mataram dan membatalkan putusan Pengadilan Negeri Mataram Nomor 265/Pid.Sus/2017/PN.Mtr tanggal 26 Juli 2017 yang menyatakan bahwa ibu dua anak yang bernama lengkap Baiq Nuril Maknun tersebut telah terbukti bersalah melakukan tindak pidana tanpa hak mendistribusikan dan atau mentransmisikan dan atau membuat dapat diaksesnya informasi elektronik dan atau dokumen elektronik yang memuat pelanggaran asusila.

Karena itulah, putusan sidang kasasi yang dipimpin Hakim Agung Sri Murwahyuni pada 26 September 2018 telah menjatuhkan vonis hukuman kepada Baiq Nuril selama enam bulan penjara dan denda Rp 500 juta subsider tiga bulan kurungan. Menurut majelis hakim, vonis hukuman tersebut sesuai dengan pelanggaran Pasal 27 Ayat 1 Juncto Pasal 45 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

(red/ist)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar