Jakarta, Indonesia | Tuesday, 22-05-2018

NEWS UPDATE

Kejari Musnahkan Ratusan Miras, Narkoba Dan Pil PCC

Hen | Rabu,14 Feb 2018 - 05:43:42 WIB

Foto ist/WE

Fakfak, CityPost - Kejaksaan Negeri Fakfak pada saat pemusnahan minuman keras dan narkoba serta Pil PCC, nampak ramai karena dipadati oleh anak sekolah, tokoh agama dan tokoh masyarakat, bahkan beberapa pejabat turut hadir.

Kehadiran tokoh agama, tokoh masyarakat dan anak sekolah, pejabat di Kejaksaan Negeri Fakfak tidak lain hanya untuk menyaksikan proses pemusnahan barang bukti (BB) dari tindak pidana yang terjadi di wilayah hukum Kejari Fakfak.

Dalam pemusnahan barang bukti berupa ratusan minuman keras berjenis Bir Bintang, Bir Hitam, puluhan liter Sopi dilakukan secara terpisah dengan pemusnahan narkoba jenis shabu dan ganja yang dibakar di halaman bagian dalam Kantor Kejaksaan Negri Fakfak, Senin (12/2/2018).

Wakil Bupati Fakfak, Ir. Abraham Sopaheluwakan, M.Si, Kapolres Fakfak, Wakil Ketua Pengadilan Negeri Fakfak dan Kejari yang ikut mengambil bagian dalam pemusnahan ratusan miras tersebut, tetapi anak sekolah yang hadir juga ikut mengambil bagian dalam pemusnahan.

Kepala Kejaksaan Negeri Fakfak, Rikel Jefri Huwae, SH, MH kepada wartawan mengatakan, bahwa pemusnahan barang bukti dalam kasus yang telah diincar seperti miras dan narkoba akan membuat para pelaku jera, karena sesungguhnya perbuatan yang telah melanggar hukum seperti memasukkan miras, narkoba dan obat-obatan terlarang seperti pil PCC dapat merusak generasi bangsa.

Oleh karena itu, dalam pemusnahan miras dan narkoba pil PCC dengan menghadirkan para pelajar yang ikut ambil bagian dalam pemusnahan barang bukti tersebut, dimasudkan agar para regenerasi muda juga mengetahui bahwa miras dan narkoba pil PCC dapat merusak masa depan generasi muda.

Kejari Fakfak juga mengakui, meningkatnya tindak pidana di Kabupaten Fakfak akhir-akhir ini juga disebabkan dari pengaruh minuman keras. Karena menurutnya tindakan pidana yang meningkat karena faktor minuman keras adalah kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), asusila termasuk kasus dengan korban anak di bawah umur.

Sementara itu, Wakil Bupati Fakfak, Ir. Abraham Sopaheluwakan, M.Si di tempat yang sama memberikan apresiasi terhadap pemusnahan ratusan miras dan narkoba, merupakan sebuah bukti kerja keras dari aparat hukum untuk menangkal berbagai tindakan kriminal di daerah ini.(Hen/fan/we/ist) 


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar