Jakarta, Indonesia | Thursday, 21-06-2018

NEWS UPDATE

Kekeringan di NTT Bisa Jadi Peluang Pengembangan Iptek

AL | Rabu,04 Okt 2017 - 14:30:15 WIB

ilustrasi gambar.foto.ist

Kupang, CityPost - Pejabat teras di Direktorat Jenderal Sumber Daya Alam (Ditjen SDA) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR), Alex Leda, mengatakan, masalah kekeringan di NTT bisa dijadikan sebagai peluang untuk pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Menurut dia, ke depannya kondisi ketersediaan air di NTT makin menurun sebagai akibat dari pertumbuhan penduduk, alih fungsi lahan dan penggundulan hutan.

"Peluang itu termasuk menjadikan NTT sebagai laboratorium model pertanian lahan kering dengan pengembangan pertanian hemat air dan bernilai ekonomi tinggi," ujarnya di Kupang, NTT, Rabu (4/9/17).

Peluang lainnya yaitu melahirkan lembaga pendidikan ahli-ahli pertanian lahan kering yang menjadi referensi pengembangan dan pemanfaatan lahan kering di Indonesia. Alex menambahkan, NTT juga telah menjadi model nasional soal konstruksi penyimpanan air bersih berupa embung.

"Teknologi yang dapat dikembangkan untuk mengatasi kekeringan di antaranya teknologi resapan (recharge) buatan seperti sumur resapan, tata lahan teras/bangku (terasering), waduk resapan. Selain itu bisa dikembangkan pula teknologi tampungan waduk atau bendungan, dan embung," katanya. (red/ist)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar