Jakarta, Indonesia | Monday, 23-07-2018

NEWS UPDATE

Kemenag : Mematok Biaya Umrah Tidak Mudah

AL | Rabu,23 Agus 2017 - 16:04:29 WIB

Sekretaris Jenderal Kementerian Agama, Nur Syam.foto.ist

Jakarta, CityPost - Sekretaris Jenderal Kementerian Agama, Nur Syam, mengatakan bahwa untuk mematok biaya ibadah umrah lewat travel-travel ibadah tidaklah mudah, sebagaimana dilakukan dalam sektor jasa transportasi dengan adanya batas atas dan bawah harga layanan.

"Kalau kita menyadari untuk harga umrah ini bisa fluktuatif. Bisa mahal ketika bulan ramai dan bisa murah di saat bulan sepi," ujarnya di Jakarta, Rabu (23/8/17).

Nur menyampaikan, bahwa Kemenag saat ini hanya sekedar menetapkan standar pelayanan minimal oleh biro umrah, tidak pada harga batas bawah atau atas.Lewat standar pelayanan minimal masyarakat dapat menentukan biro perjalanan terkait relevan atau tidak.

"Memang kenyataannya terdapat masyarakat belum memahami persoalan tersebut tetapi diharapkan tetap teliti dalam memilih biro perjalanan yang akan digunakan untuk umrah," imbunya.

Nur mengimbau, masyarakat sebaiknya mempertimbangkan harga jasa perjalanan biro umrah yang logis dan tidak. Secara hitung-hitungan terdapat perbedaan harga di banyak provinsi Indonesia. 

"Kalau hitung-hitungan kan jelas, harga variasi dari Aceh lebih murah daripada Jakarta, Papua lebih mahal dari Jakarta. Kita harus mematok 34 harga 34 provinsi kalau jadinya ada batas atas dan bawah semacam itu," katanya.

Nur menambahkan, meski persoalan penetapan batas atas dan bawah dalam pelayanan umrah bukan persoalan baru. Namun, dengan semakin besarnya kasus dugaan penipuan oleh First Travel terhadap jamaahnya membuat ide pematokan harga layanan umrah mengemuka. Meski demikian, Kemenag masih enggan untuk menindaklanjuti persoalan tersebut agar jamaah terhindar dari penipuan biro travel nakal. (red/ist)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar