Jakarta, Indonesia | Monday, 23-07-2018

NEWS UPDATE

Kemenag Tak Bekewajiban Ganti Kerugian Korban First Travel

AL | Rabu,23 Agus 2017 - 15:43:06 WIB

Sekretaris Jenderal Kementerian Agama, Nur Syam.foto.ist

Jakarta, CityPost - Sekretaris Jenderal Kementerian Agama, Nur Syam mengatakan tidak ada regulasi yang mengamanatkan pemerintah wajib untuk menalangi atau membantu kerugian jamaah korban dugaan kasus penipuan oleh  PT First Anugerah Karya Wisata (First Travel)

"Terus terang saja, kita kan problemnya tidak ada regulasi yang menyatakan kerugian-kerugian semacam itu ditanggung pemerintah," ujarnya di Jakarta, Rabu (23/8/17).

Nur berpandangan, apabila benar pemerintah memberi bantuan dana tertentu terhadap korban kasus First Travel maka akan ada kecemburuan karena insiden itu seperti dispesialkan.

"Kalau misalnya umrah ini ditanggung pemerintah, nanti yang lain pada iri semua," imbuhnya.

Menurut Nur, jika benar ada anggaran negara untuk membantu First Travel maka akan ada kecenderungan dana itu digunakan untuk kepentingan tanpa prosedur yang benar sesuai undang-undang. Padahal anggaran negara sesuai regulasi bisa digunakan untuk sektor lain misalnya untuk pembangunan.

Dalam kasus First Travel,  berlaku hukum jual beli dengan upaya memperoleh solusi yang baik pada pembeli dan penjual, dimana jamaah First Travel ada di posisi pembeli yang dirugikan.

"Ini agak aneh. Hukumnya jual beli, lalu ada yang tidak beruntung pada jual beli itu dan dilimpahkan pada yang lain termasuk pemerintah," kata Nur. (red/ist)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar