Jakarta, Indonesia | Tuesday, 23-10-2018

NEWS UPDATE

Kemenpar Targetkan 4 Juta Wisatawan Dari Wisata Bahari

GRY | Rabu,30 Mei 2018 - 06:31:47 WIB

ilustrasi gambar.foto.ist

Jakarta, CityPost - Penasihat Kementerian Pariwisata wisata Indroyono Soesilo optimis pariwisata Indonesia akan mencapai Target 4 juta wisatawan pada 2019 melalui wisata bahari, karena selain memiliki keindahan alam bahari yang indah, Indonesia juga punya beragam atraksi wisata bahari kelas dunia, mulai dari pantai surfing, hingga tempat menyelam dengan berbagai karakteristik yang berbeda.

"Dengan alasan tersebut kita optimistis target 4 juta pada 2019 bisa tercapai, ahkan mungkin akan melebihi target. Wisata bahari itu alasan mengapa wisman mau datang ke Indonesia, karena mereka mencari keindahan pantai, lokasi surfing, diving, apalagi cruise dan yacht mulai ramai," ujarnya saat konferensi pers Bali Pro di Bali, Minggu (27/5/18).

Menurut Indroyono, jika potensi wisata bahari yang dimiliki Indonesia digabungkan dengan atraksi sportourism, seperti kejuaran surfing Bali Pro misalnya, wisman pasti akan banyak yang hadir.

"Bali Pro ini kelasnya dunia. Mata pencinta surfer dunia pasti tertarik ke sini. Kejuaraan ini bisa kita samakan kelasnya dengan MotoGP. Ada surfer peringkat satu dan dua dunia yang ikut ambil bagian dalam kompetisi ini," katanya.

Event Bali Pro ditargetkan disaksikan hingga 5 juta orang, apalagi World Surf League (WSL) akan menyiarkan kompetisi tersebut streaming secara langsung. Optimisme Indroyono ini bukan tanpa alasan, karena saat kejuaraan surfing Krui Pro yang diselenggarakan April lalu ditayangkan secara langsung oleh WSL, sekitar 750 ribu orang menyaksikan kompetisi tersebut.

"Level Bali Pro di atas kompetisi Krui Pro. Maka dari itu, 5 juta orang ditargetkan akan menyaksikan event ini. Saya harap live streaming dapat berjalan lancar karena ini bisa menjadi bagian promosi pariwisata Indonesia," tuturnya.

Sementara itu, Sekretaris Tim Percepatan Pengembangan Wisata Bahari Ratna Suranti mengatakan, Bali Pro masuk dalam 11 kejuaraan surfing terbaik dunia. 

"Hal ini membuat hadiah yang diberikan kepada pemenang dalam kompetisi ini tidak sembarangan. Total hadiah yang dilombakan mencapai Rp 13 miliar. Kita harus bangga punya event sekelas ini," ujarnya.

Respon positif terhadap potensi sport tourism, seperti Bali Pro yang diyakini dapat menarik banyak wisatawan juga diperlihatkan oleh Menteri Pariwisata, Arief Yahya. 

"Sport tourism seperti Bali Pro ini sangat baik. Di satu sisi ada prestasi yang dihasilkan. Di sisi lain, ini berdampak positif bagi pariwisata. Sebab, wisatawan akan berdatangan. Impact-nya juga positif buat ekonomi warga," katanya. (GRY/ist)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar