Jakarta, Indonesia | Tuesday, 22-01-2019

NEWS UPDATE

Kenali Gejala Khas Penyakit Pneumonia

RAN | Kamis,13 Des 2018 - 14:03:31 WIB

ilustrasi gambar.foto.ist

Jakarta, CityPost - Dokter spesialis anak dari RSCM, Madeleine Ramdhani Jasin mengatakan batuk disertai sesak napas menjadi gejala khas pneumonia yang perlu diperhatikan

"Awalnya batuk dan pilek, tetapi enggak sembuh-sembuh. Seharusnya seminggu sudah sembuh, ini malah enggak sembuh lalu sesak napas. Harus curiga pneumonia (bawa ke dokter). Jadi batuk pilek yang berkembang menjadi sesak," ujar Madeleine kepada awak media di Jakarta, Kamis (13/12/18).

Madeleine menuturkan, pada kondisi yang sudah berat, pneumonia bisa memicu sesak napas yang semakin berat, membuat cekungan di daerah dada hingga penurunan kesadaran. Gejala lain pneumonia adalah demam, menggigil dan kesulitan bernapas.

"Pneumonia kalau sudah berat, sesak napas menjadi berat bisa sampai tertarik ke dalam bahkan sampai penurunan kesadaran. Kalau sudah begitu pengobatan lebih lama," jelasnya.

Menurut Madeleine, menggunakan masker bisa mencegah penularan penyakit ini. Meskipun demikian, penerapan gaya hidup sehat dan bersih, pemberian ASI eksklusif pada anak adalah hal yang paling penting, merujuk pada hasil studi tim peneliti dari Fakultas Keperawatan Universitas Padjajaran, Bandung pada Oktober 2018 yang menunjukkan bahwa pada tiga wilayah sasaran studi yang mencakup Jakarta, Kabupaten Bandung dan Sumba Barat, anak-anak yang mempunyai riwayat pneumonia ternyata lebih sedikit mendapatkan ASI eksklusif. 

Masalah kesadaran cegah Pneumonia yang di Sumba Barat antara lain ibu-ibu berhenti menyusui sebelum 4 bulan karena ASI kering, tidak ada waktu menyusui anak karena bekerja di pabrik (Kabupaten Bandung) menjadi alasan tak terpenuhinya ASI eksklusif. (RAN/ist)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar